Jakarta – Perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games 2023 telah resmi berakhir pada Sabtu (7/10). Meskipun tidak berhasil mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya, hasil perolehan medali final Indonesia di Asian Games Hangzhou, China, tetap menjadi catatan yang patut diapresiasi.
Asian Games 2023 ditutup di Hangzhou Sports Park Stadium pada malam ini, Minggu (8/10). Kontingen Indonesia telah menyelesaikan partisipasinya di dua cabang olahraga yang tersisa, yakni karate dan renang artistik, sehingga perolehan medali Indonesia tidak akan berubah pada hari terakhir Asian Games 2023. Kontingen Indonesia berhasil meraih total 7 medali emas, 11 medali perak, dan 18 medali perunggu.
Pada Minggu pagi pukul 07.15 WIB, Indonesia masih menduduki peringkat 13 dalam klasemen medali Asian Games 2023. Meskipun kemungkinan besar posisi ini tidak akan berubah hingga akhir acara, pencapaian ini tetap merupakan hasil yang patut dibanggakan.
Perlu dicatat bahwa target awal yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia adalah meraih 8-12 medali emas dan finis di posisi 12 besar dalam klasemen medali. Meskipun target ini tidak tercapai, pencapaian di Hangzhou merupakan yang terbaik bagi Indonesia dalam penampilan tandang Asian Games sejak 45 tahun yang lalu, yaitu sejak Asian Games di Bangkok pada tahun 1978. Pada saat itu, Indonesia berhasil meraih 8 medali emas, 7 medali perak, dan 18 medali perunggu.
Dilansir dari CNN, Chef de Mission (CdM) Indonesia di Asian Games 2023, Basuki Hadimuljono, mengakui tanggung jawab atas kegagalan mencapai target tersebut. Namun, dia juga merasa senang dengan beberapa kejutan yang diberikan oleh cabang olahraga Indonesia.
“Saya akan mengajak Menpora untuk berdiskusi, karena semangat saja tidak cukup. Kita perlu meningkatkan infrastruktur olahraga agar prestasi kita bisa lebih baik. Saya merasa bertanggung jawab terhadap hal ini dan akan membahasnya dengan Pak Okto dan Menpora, yang nantinya akan kami sampaikan kepada Presiden Jokowi. Jika kita ingin olahraga kita lebih berjaya, kita harus bersatu dalam hal ini,” ujar Basuki di Hangzhou pada Sabtu (7/19).
Basuki juga menambahkan, “Beberapa cabang olahraga hampir berhasil meraih medali emas. Misalnya, dalam perahu naga, kita hanya kalah 0,2 detik dari China. Di skateboard, kita hampir meraih emas, namun akhirnya mendapatkan perak karena tangan atlet menyentuh lantai, meskipun lawannya jatuh. Hal ini juga menunjukkan bahwa beberapa cabang olahraga kurang memiliki pelatih dan fasilitas yang memadai, seperti tidak adanya TC (Training Center) untuk skateboard.”
Cabang olahraga menembak menjadi penyumbang medali emas terbanyak bagi Indonesia di Asian Games 2023, dengan Muhammad Sejahtera Dwi Putra meraih dua medali emas untuk negara kita. Meskipun terdapat tantangan dalam perjalanan kontingen Indonesia di Asian Games ini, pencapaian ini tetap merupakan suatu kebanggaan dan menjadi langkah awal untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di masa depan.
