JAKARTA – FIA dan Aston Martin Racing mengumumkan kelanjutan kerja sama mereka dalam peran Safety Car pada ajang Formula 1. Mulai dari Grand Prix Belanda tahun ini, Aston Martin Vantage S terbaru akan menggantikan model Vantage sebelumnya, yang telah diperbarui sejak 2021 untuk memenuhi tuntutan sebagai mobil pemimpin balapan F1 dalam kondisi ekstrem.
Aston Martin menyebut Vantage S sebagai “Vantage dengan performa tertinggi yang pernah dibuat”. Dibekali dengan mesin 4.0 liter V8 Twin-Turbo berkonfigurasi hot-V yang menghasilkan 680 tenaga kuda (bhp) dan torsi 800 Nm, mobil ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 62 mil per jam (99,7 km/jam) dalam 3,4 detik, dengan kecepatan puncak mencapai 325 mil per jam (523 km/jam). Kecepatan luar biasa ini menjadikannya mobil yang sangat cocok untuk memimpin balapan F1 dengan kecepatan kilat.
Vantage S juga dilengkapi dengan sayap belakang yang memperkuat downforce dan meningkatkan keseimbangan mobil. Beberapa fitur tambahan khusus untuk tugas Safety Car, seperti bilah lampu FIA, juga disematkan. Tak ketinggalan, sirip baru di bagian tengah kap mesin untuk membantu pendinginan mesin V8.
Bernd Maylander, pengemudi Safety Car Formula 1, menyatakan, “Perkenalan Vantage S sebagai Official FIA Safety Car di Formula 1 adalah langkah maju yang jelas. Mobil ini memberikan kemampuan untuk merespons dengan cepat dan aman saat kami mendapat panggilan untuk turun ke lintasan. Saya sangat senang menjadi salah satu yang pertama mengendarai Vantage S dan tak sabar untuk merasakannya di sirkuit terbaik dunia.”
Sementara itu, Alex Long, Direktur Pemasaran Global Aston Martin, menambahkan, “Vantage S adalah puncak dari performa model yang merupakan inti dari merek Aston Martin. Dengan tenaga lebih besar dan kedinamikan lebih tinggi, mobil ini sangat pantas memimpin rombongan balapan. Kami bangga bisa berperan dalam Formula 1, yang kami yakini sebagai tontonan terhebat di dunia.”
Selain Vantage S, Aston Martin DBX707 juga akan terus menjalankan peran sebagai mobil medis resmi FIA.
