JAKARTA – Audi menjadi sorotan dalam uji coba musim dingin Formula 1 di Sirkuit Barcelona-Catalunya. Hingga dua hari pengujian, tim asal Jerman itu baru mencatatkan 95 lap, jauh tertinggal dari Mercedes yang sudah menuntaskan 334 putaran.
Gabriel Bortoleto hanya mampu menyelesaikan 27 lap pada hari pertama sebelum mobil Audi R26 masuk pit. Sementara itu, Nico Hülkenberg kehilangan banyak waktu di hari kedua, namun tetap menuntaskan 68 putaran.
Perbandingan jumlah lap menempatkan Audi di posisi bawah tabel sementara, di belakang Ferrari (121 lap), Haas (196), Racing Bulls (208), dan Mercedes di puncak dengan 334 lap.
Menanggapi situasi ini, Direktur Teknik Audi F1, James Key, menekankan bahwa fokus utama tim bukan pada catatan waktu, melainkan pada keandalan mesin baru Audi di Formula 1.
“Uji coba ini berfungsi sebagai uji coba bagi semua pihak yang terlibat, jenis mobil balap yang benar-benar baru, tetapi terutama bagi kami dengan unit daya kami yang juga baru – mesin Audi pertama di Formula 1. Jadi ini terutama tentang keandalan dan pemahaman dasar-dasarnya,” ujar Key, dilansir dari Speedweek, Kamis (29/1/2026).
Ia mengakui adanya penundaan signifikan pada hari pertama, namun menyebut hal itu sebagai bagian dari proses. “Justru itulah mengapa kami melakukan pengujian; kami tidak ingin menemukan masalah seperti itu hanya di Melbourne,” katanya.
Key menilai hari kedua lebih positif meski sempat terkendala kebocoran hidrolik. “Di sore hari kami kembali ke lintasan dan menyelesaikan banyak putaran. Jadi, sebuah langkah maju,” ucapnya.
Menurutnya, tim Audi masih dalam tahap pengumpulan data dasar untuk unit penggerak dan gearbox. “Saya rasa kita berada di jalur yang benar… daftar hal-hal yang masih ingin kita lakukan tidak ada habisnya. Tetapi jika kita memiliki hari ketiga yang baik, saya pikir kita akan cukup puas,” jelasnya.
Key juga menegaskan bahwa performa bukan prioritas saat ini. “Sebenarnya tidak ada yang tidak terduga… ini pada dasarnya adalah uji teknis. Performa akan menjadi prioritas nanti,” katanya.
Ia menutup dengan menekankan bahwa perbandingan jumlah lap antar tim belum relevan. “Jadwal dan waktu pengujian sangat bervariasi dari tim ke tim. Jadi Anda tidak bisa membandingkan apa pun, dan ini jelas bukan waktu yang tepat untuk melihat catatan waktu putaran. Kami sepenuhnya fokus pada diri kami sendiri saat ini,” pungkasnya.