JAKARTA – Korea Selatan menegaskan supremasinya di panggung Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (Badminton Asia Championships / BAC 2026) setelah menyapu tiga gelar sekaligus dan keluar sebagai juara umum di Ningbo Olympic Sports Center, China, Minggu.
Dominasi Negeri Ginseng terlihat nyata melalui keberhasilan mereka menguasai sektor tunggal putri, ganda putra, dan ganda campuran dalam turnamen bergengsi level kontinental tersebut.
Capaian ini mempertegas konsistensi Korea Selatan sebagai kekuatan utama bulu tangkis Asia yang terus stabil di level elite.
Gelar pertama dipersembahkan oleh An Se-young yang tampil impresif saat menaklukkan wakil tuan rumah Wang Zhiyi melalui duel tiga gim dengan skor 21-12, 17-21, 21-18.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi pembalasan manis bagi An atas kekalahan dari lawan yang sama pada final All England sebelumnya.
Di sektor ganda putra, pasangan Kim Won-ho/Seo Seung-jae melanjutkan tren luar biasa tanpa kekalahan sejak Oktober tahun lalu.
Mereka memastikan gelar usai menundukkan kompatriotnya Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju dengan skor 21-13, 21-17.
Keunggulan Korea Selatan semakin lengkap setelah pasangan ganda campuran Kim Jae-hyeon/Jang Ha-jeong meraih gelar ketiga.
Mereka dinyatakan menang setelah pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran mundur akibat cedera sebelum laga final tuntas.
Sementara itu, China sebagai tuan rumah harus puas berada di posisi kedua dengan koleksi dua gelar juara.
Salah satu gelar diraih oleh Shi Yuqi yang tampil dominan saat menaklukkan kejutan asal India Ayush Shetty dengan skor telak 21-8, 21-10.
Shi menunjukkan kontrol permainan sejak awal hingga akhir tanpa memberi celah bagi lawannya untuk berkembang.
Performa Ayush sendiri tetap mencuri perhatian meski kalah, mengingat sebelumnya ia sukses menyingkirkan sejumlah unggulan.
Gelar kedua China datang dari sektor ganda putri melalui pasangan Li Yijing/Luo Xumin.
Mereka memastikan kemenangan setelah rekan senegara Liu Shengshu/Tan Ning tidak dapat melanjutkan pertandingan final.
Meski gagal menjadi juara umum, tambahan dua gelar tetap menjadi pelipur bagi publik China di turnamen ini.
Di sisi lain, Indonesia belum mampu menembus partai final dan harus puas dengan dua medali perunggu.
Prestasi tersebut diraih pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi tim Merah Putih untuk meningkatkan performa menghadapi turnamen besar berikutnya.
Hasil Lengkap Final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026:
- Tunggal putra: Shi Yuqi (China) mengalahkan Ayush Shetty (India) 21-8, 21-10.
- Tunggal putri: An Se-young (Korea Selatan) mengalahkan Wang Zhiyi (China) 21-12, 17-21, 21-18.
- Ganda putra: Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan) mengalahkan Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju (Korea Selatan) 21-13, 21-17.
- Ganda putri: Li Yijing/Luo Xumin (China) menang atas Liu Shengshu/Tan Ning (China) mundur.
- Ganda campuran: Kim Jae-hyeon/Jang Ha-jeong (Korea Selatan) menang atas Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand) mundur.***