JAKARTA – Otoritas Meksiko melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat badai hebat yang melanda negara tersebut baru-baru ini telah mencapai 66 orang hingga Rabu, sementara wilayah yang terdampak masih berada dalam keadaan darurat. Lima negara bagian Meksiko tengah dan pesisir timur mengalami dampak parah akibat hujan lebat dan banjir yang terjadi akhir pekan lalu. Selain korban tewas, pihak berwenang juga melaporkan bahwa 75 orang masih hilang.
Dilansir dari Anadolu, Jumat (17/10/2025), negara bagian Veracruz di pesisir Teluk Meksiko menjadi salah satu yang paling parah terdampak. Otoritas setempat mencatat 30 kematian dan 18 orang hilang. Negara bagian Hidalgo, di wilayah tengah Meksiko, mencatatkan 21 kematian dan 50 orang hilang, sementara Puebla melaporkan 14 kematian dan tujuh orang hilang. Di Queretaro, satu orang dilaporkan meninggal akibat bencana tersebut.
Meskipun negara bagian San Luis Potosi tidak melaporkan korban jiwa atau orang hilang, kerusakan signifikan pada infrastruktur dan rumah-rumah warga telah tercatat. Pemerintah federal telah mengerahkan personel militer untuk membantu evakuasi dan penanggulangan bencana, sementara tempat penampungan darurat telah didirikan di wilayah-wilayah yang paling terdampak. Menurut Angkatan Laut, lebih dari 3.700 orang telah dievakuasi.
Bantuan kemanusiaan juga terus disalurkan oleh lembaga pemerintah dan organisasi sipil, terutama untuk 19 komunitas terpencil yang masih terputus akses. Namun, di tengah upaya tersebut, kejadian tak terduga terjadi. Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), salah satu kelompok perdagangan narkoba paling kuat dan brutal di Meksiko, dilaporkan terlihat menyalurkan bantuan ke daerah-daerah terdampak. Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan anggota kartel yang mengenakan perlengkapan taktis dan membawa senjata berkaliber tinggi sambil membagikan bantuan.
Namun, Presiden Claudia Sheinbaum membantah keaslian video tersebut dalam konferensi pers Rabu pagi, dan malah memperlihatkan gambar personel militer yang terlibat dalam upaya bantuan bencana tersebut.