ORLEANS, PRANCIS – Turnamen BWF Super 300, Orléans Masters 2026 kembali menghadirkan drama sengit di sektor ganda putri saat pasangan Indonesia menunjukkan performa kontras di babak 16 besar.
Bertanding di Orléans pada Kamis (19/3/2026) malam, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum sukses mencuri perhatian lewat kemenangan rubber game yang sarat perjuangan.
Sementara itu, langkah pasangan unggulan lainnya harus terhenti lebih cepat setelah gagal mengatasi tekanan lawan dari Jepang.
Rachel/Febi yang menempati unggulan kedelapan sempat tertinggal lebih dulu sebelum membalikkan keadaan dan menundukkan wakil Chinese Taipei Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan dengan skor 14-21, 21-6, 21-13.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Rachel/Febi setelah sebelumnya tersingkir di babak awal dalam dua turnamen terakhir.
Rachel mengungkapkan rasa syukurnya usai pertandingan dan menyebut hasil ini sebagai momentum kebangkitan performa mereka.
“Puji Tuhan kami bisa menang hari ini, hasil ini penting untuk mengembalikan rasa percaya diri setelah hasil kurang maksimal di turnamen sebelumnya,” ujar Rachel.
Ia menambahkan bahwa pertandingan selanjutnya menuntut fokus lebih tinggi mengingat kondisi shuttlecock yang cepat.
“Besok kami harus lebih tenang dan lebih jeli dalam membaca permainan karena bolanya cukup cepat,” lanjutnya.
Febi juga mengakui bahwa mereka sempat kesulitan di gim pertama karena masih beradaptasi dengan kondisi lapangan.
Menurut Febi, perubahan strategi di dua gim berikutnya menjadi kunci kebangkitan mereka di laga tersebut.
“Di awal kami belum menemukan feel permainan, tapi di gim kedua dan ketiga kami menaikkan tempo dan akhirnya menemukan ritme yang tepat,” kata Febi.
Meski menargetkan gelar juara, Febi menegaskan bahwa fokus utama mereka tetap pada setiap pertandingan secara bertahap.
“Kami tentu ingin juara, tapi saat ini fokus kami adalah menjalani setiap laga satu per satu,” ujarnya.
Pada babak perempat final, Jumat, Rachel/Febi menantang unggulan ketiga turnamen, pasangan Taiwan lainnya Hsu Yac Ching/Sung Yu-Hsuan.
Hsu/Sung lolos ke delapan besar seusai mengalahkan wakil China Luo Yi/Wang Ting Ge, melalui drama tiga gim 21-7, 22-24, 21-17.
Di sisi lain, hasil kurang menggembirakan dialami pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang harus angkat koper lebih awal.
Pasangan unggulan kelima tersebut kalah dua gim langsung dari wakil Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi dengan skor 19-21, 13-21.
Kekalahan ini menjadi catatan evaluasi penting bagi Febriana/Trias untuk menghadapi turnamen berikutnya di kalender internasional.
Dengan hasil ini, Indonesia masih memiliki harapan di sektor ganda putri melalui Rachel/Febi yang melaju ke babak berikutnya.***