DENPASAR – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, tengah menyiapkan langkah besar dalam membangun masa depan sepak bola di provinsinya.
Terinspirasi oleh fasilitas elite milik Bali United, Sherly berniat mereplikasi model pemusatan latihan profesional seperti yang dimiliki klub Serdadu Tridatu.
Hal itu ia sampaikan saat kunjungan kerjanya ke pusat pelatihan Bali United di Pantai Purnama, Gianyar, Sabtu (12/7).
“Tempat ini ingin saya implementasikan di Maluku Utara,” ujar Sherly, mengungkapkan kekagumannya atas kompleks latihan seluas 30 hektare tersebut yang terletak di pesisir selatan Bali.
Ia menilai fasilitas tersebut bukan hanya unggul secara teknis, tetapi juga menunjang kebugaran dan kenyamanan atlet.
Dalam kunjungan itu, Sherly melihat langsung berbagai infrastruktur yang tersedia, mulai dari sembilan lapangan latihan berstandar internasional, fasilitas gym, ruang pemulihan pemain, hingga area relaksasi dengan pemandangan pantai.
Sherly menilai semua aspek di tempat itu sangat mendukung pembinaan atlet secara menyeluruh dan modern.
“Sangat komprehensif dan profesional dengan view yang sangat cantik dengan sembilan lapangan. Semua fasilitas untuk pemain sangat bagus mulai dari tempat latihan, refreshing, dan gym,” imbuhnya.
Menurut Sherly, Maluku Utara saat ini memiliki potensi besar dalam dunia sepak bola, dan hadirnya Malut United FC di kancah liga utama nasional menjadi simbol kebangkitan olahraga di provinsinya.
Ia pun menargetkan pembangunan fasilitas serupa di Malut bisa rampung dalam waktu dekat agar menunjang prestasi klub tersebut di level nasional bahkan internasional.
Kunjungan itu turut disambut hangat oleh pemilik Bali United Pieter Tanuri, pelatih kepala Johnny Jansen, serta para pemain.
Mereka pun menyampaikan apresiasi atas perhatian Sherly terhadap pengembangan sepak bola Tanah Air.
Tak hanya soal infrastruktur, Sherly juga menegaskan pentingnya investasi serius dalam pengembangan talenta muda dan pembinaan klub daerah.
Ia yakin bahwa kemajuan sepak bola Indonesia hanya bisa dicapai jika tiap daerah mampu menyokong dengan fasilitas dan sistem pelatihan yang memadai.
“Ini salah satu tempat training terbaik yang pernah saya kunjungi,” katanya, mengakhiri sesi kunjungan yang penuh inspirasi.
Melalui inisiatif ini, Sherly berharap Maluku Utara bisa menjadi salah satu pusat pembinaan sepak bola unggulan di Indonesia dan mendukung ambisi jangka panjang untuk tampil di pentas dunia, termasuk Piala Dunia.***