TANGERANG SELATAN – Hujan deras yang mengguyur Tangerang Selatan pada Sabtu (8/3/2024) menyebabkan enam wilayah terendam banjir dengan ketinggian air antara 20 hingga 40 cm.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Selatan mencatatkan adanya genangan yang merendam sejumlah perumahan dan jalan utama. Hal ini disebabkan oleh meluapnya aliran kali serta buruknya sistem drainase.
“Penyebabnya adalah hujan deras yang menyebabkan air kali meluap, ditambah saluran drainase yang buruk,” ungkap Danton Satgas BPBD Kota Tangsel, Dian Wiriyawan, dilansir dari Kompas pada Sabtu (8/3/2024).
Enam wilayah yang terendam banjir adalah:
- BPI Pamulang Timur
Ketinggian air 30 cm, 120 keluarga terdampak akibat luapan Kali Pinus BPI. - Pinus Pamulang Barat
Ketinggian air 40 cm, 100 keluarga terdampak akibat luapan Kali Pinus BPI. - Jalan Kemuning RW 5 Pamulang Barat
Ketinggian air 30 cm akibat curah hujan tinggi dan buruknya sistem drainase. - Perumahan Rosewood Serua Indah
Ketinggian air 30 cm, 60 keluarga terdampak akibat hujan deras dan luapan Kali Serua. - Perumahan Pondok Hijau Ciputat
Ketinggian air 30–40 cm, 100 keluarga terdampak akibat hujan deras dan luapan Kali Legoso. - Perumahan Puri Bintaro Indah, Kelurahan Jombang
Ketinggian air 20 cm, 180 keluarga terdampak akibat hujan deras dan luapan anak Kali Angke.
Dian menjelaskan bahwa BPBD Tangsel telah menyiagakan personel dan perahu karet di lokasi-lokasi yang terdampak. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Konstruksi (SDA BMK) Tangsel untuk penggunaan mesin penyedot air.
“Pemantauan masih terus dilakukan, dan kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut,” kata Dian.
Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan jika hujan kembali turun.