Banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bekasi sejak Kamis (22/1/2026) terus meluas hingga Jumat (23/1/2026). BPBD Kabupaten Bekasi mencatat sedikitnya 51 desa di 17 kecamatan terendam banjir. Dampaknya, 30.469 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan 2.412 KK terpaksa mengungsi di 15 titik pengungsian.
Kondisi terparah terjadi di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, dengan ketinggian air mencapai dua meter akibat luapan Kali CBL (Cikarang Bekasi Laut). Sekretaris Desa Sukamekar, Taufik, menyebut hampir 3.000 KK telah dievakuasi ke musala, masjid, kantor desa, serta gedung-gedung umum.
“Saat ini BPBD bersama TNI-Polri terus melakukan evakuasi warga menggunakan perahu karet,” ujar Taufik.
Perumahan Green Lavender Lumpuh Total
Perumahan Green Lavender di Desa Sukamekar menjadi salah satu kawasan terdampak paling parah. Genangan air setinggi 180–200 sentimeter membuat kawasan tersebut nyaris menyerupai danau. Lebih dari 1.000 jiwa terpaksa mengungsi secara mandiri ke lokasi yang lebih aman.
Salah satu warga, Muhammad Jaelani (38), menilai banjir kali ini sebagai yang terburuk sepanjang ia tinggal di kawasan tersebut.
“Ini banjir kiriman dari luapan Kali CBL dan Kali Bekasi. Sudah dua kali tanggul jebol. Kalau hanya hujan lokal, tidak akan separah ini,” ujarnya.
Keluhan juga datang dari warga lain, Jeki Juliadi (36), yang mengaku kecewa dengan janji pengembang perumahan.
“Kami dijanjikan kawasan bebas banjir. Kenyataannya, rasanya seperti membeli kolam,” keluhnya.
Kota Bekasi: 9 Kecamatan Terendam
Sementara itu di Kota Bekasi, banjir juga melanda sejumlah wilayah. BPBD mencatat 17 titik banjir tersebar di 9 kecamatan. Kondisi terparah terjadi di Perumahan Jatibening Permai, Kecamatan Pondok Gede, dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter. Sekitar 350 KK terdampak dan harus dievakuasi menggunakan perahu karet milik BPBD dan TNI.
Wilayah lain yang turut terdampak meliputi Kecamatan Rawalumbu, Jati Asih, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Bekasi Barat, Bekasi Timur, Mustika Jaya, dan Medan Satria.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Bekasi, Iman Setia Gunawan, menjelaskan banjir dipicu hujan berintensitas sedang hingga lebat yang turun sejak pagi hari.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan,” ujarnya.
Evakuasi juga difokuskan pada kelompok rentan. Di Kecamatan Bekasi Timur, dua lansia berusia 59 dan 70 tahun berhasil dievakuasi dengan selamat. BPBD Kota Bekasi telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat, menyiapkan tiga lokasi pengungsian, serta mendistribusikan bantuan logistik bagi warga terdampak.