Menjelang Hari Raya Idul Adha, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah menjatuhkan pilihannya untuk hewan kurban tahun ini. Sebuah sapi monster berbobot fantastis 1,05 ton sukses dipinang dari seorang peternak lokal di kawasan sejuk Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
Kabar membanggakan ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan KBB, Wiwin Aprianti. Ia membeberkan bahwa sapi istimewa tersebut merupakan hasil jerih payah seorang peternak dari Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.
“Untuk tahun ini, yang terpilih adalah sapi milik Pak Dede dari Desa Pasirlangu. Sapi dengan bobot 1,05 ton ini resmi menjadi hewan kurban milik Presiden Prabowo,” ujar Wiwin pada Rabu (20/5/2026).
Lolos ‘Audisi’ Ketat dan Berdarah Sehat
Sapi berjenis Simental yang gagah dan diberi nama “Mayor” ini tidak terpilih begitu saja. Si Mayor harus melewati serangkaian prosedur pengajuan yang panjang, pemeriksaan medis yang detail, hingga seleksi sangat ketat yang standarnya dipatok langsung oleh Sekretariat Presiden (Setpres).
“Tugas kami di dinas adalah memfasilitasi pengajuan, sementara keputusan akhir ada di tangan Setpres dan peternak. Untuk memastikan kondisinya tetap prima, kami terus membantu pemeriksaan dan pemantauan kesehatan sampai hari pengiriman nanti,” tambah Wiwin.
Di usianya yang menginjak 3 tahun, Mayor tumbuh raksasa dengan tinggi badan mencapai 160 cm. Guna menjamin kelayakannya sebagai hewan kurban orang nomor satu di Indonesia, tim dokter hewan telah melakukan pemeriksaan laboratorium yang komprehensif, mulai dari tes darah, bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), bersih dari Lumpy Skin Disease (LSD), hingga pemeriksaan feses. Hasilnya? Mayor dinyatakan sehat walafiat tanpa cacat.
Kebanggaan Dede dan Nilai Kontrak Rp110 Juta
Bagi sang pemilik, Dede (48), pencapaian ini ibarat mimpi yang menjadi kenyataan. Ia mengaku sangat emosional dan bangga karena ini adalah kali pertama dirinya mencoba mendaftarkan sapi peliharaannya ke tingkat pusat, dan langsung berbuah manis.
“Alhamdulillah, rasanya campur aduk antara senang dan bangga sekali. Sapi saya yang dinamai Mayor ini bisa terpilih oleh Pak Presiden Prabowo. Ini pertama kali saya mendaftar dan langsung lolos,” ungkap Dede sembari tersenyum lebar.
Dede mengisahkan, ia membeli Mayor dari seorang peternak di Lembang saat usianya masih dua tahun. Sejak saat itu, Mayor diperlakukan bak anak emas. Dede secara konsisten memberikan rejimen vitamin, pemeriksaan rutin, serta kombinasi pakan hijauan segar berkualitas yang dicampur konsentrat khusus demi mendongkrak postur tubuhnya secara optimal.
Investasi waktu dan kasih sayang Dede kini terbayar kontan. Pihak Sekretariat Presiden dan Dede telah sepakat mengunci harga jual si Mayor di angka Rp110 juta. Kini, sang Mayor tinggal beristirahat tenang di kandangnya sembari menunggu jadwal pengiriman untuk disembelih dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat di wilayah Bandung Barat saat Idul Adha tiba.