JAKARTA – Real Madrid bersiap menjamu Levante pada pekan ke-20 LaLiga, Sabtu (17/1/2026) pukul 20.00 WIB malam ini.
Sorotan laga ini tertuju pada kekompakan tim dan respons publik Santiago Bernabeu di tengah situasi transisi skuad.
Pelatih sementara Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menegaskan rasa hormatnya terhadap ekspresi kekecewaan suporter, namun tetap berharap stadion ikonik itu kembali menjadi sumber energi positif bagi para pemain.
Menurut Arbeloa, sejarah panjang 123 tahun Real Madrid membuktikan bahwa prestasi terbesar selalu lahir ketika pemain dan pendukung berdiri dalam satu barisan yang solid.
“Kami meminta dukungan penuh penggemar. Kami sadari ada kekecewaan, namun kami harap musim ini bisa berjalan baik,” katanya dilansir Real Madrid official, Sabtu, 17 Januari 2026.
Kehadiran Arbeloa lebih awal di Real Madrid City menjadi sinyal kuat komitmennya untuk bekerja maksimal sejak hari pertama demi mengembalikan Los Blancos ke jalur kompetitif tertinggi.
Ia menargetkan kebangkitan mental bertanding tim dengan prinsip sederhana, yakni berjuang di setiap laga dan tidak melepas satu pun peluang meraih trofi.
Kabar positif datang dari kondisi fisik Kylian Mbappe yang telah menunjukkan perkembangan signifikan dan dipastikan masuk dalam daftar skuad menghadapi Levante.
Arbeloa menegaskan dirinya bertanggung jawab penuh atas performa tim dan menolak narasi yang memelintir pernyataannya seolah menyerang Xabi Alonso maupun staf kepelatihan sebelumnya.
Kerja sama dengan Antonio Pintus disebutnya sebagai privilese penting untuk mengangkat kembali level kebugaran dan performa terbaik seluruh pemain.
Terkait Vinicius Junior, Arbeloa memberikan apresiasi tinggi atas etos kerja, keberanian, dan jiwa kepemimpinan sang winger Brasil dalam menghadapi tekanan bek lawan.
Ia juga menegaskan sikap tegas dengan tidak menerima kritik yang diarahkan kepada akademi maupun pemain muda Real Madrid.
Seluruh pemain yang dinilai bugar dibawa ke laga sebelumnya kontra Albacete, sementara pemain yang belum siap sengaja diistirahatkan guna meminimalkan risiko cedera.
“Keputusan itu diambil demi melindungi kondisi fisik para pemain. Sehingga pertandingan berjalan baik,” ujarnya.
Arbeloa memastikan Real Madrid akan tampil agresif sejak menit pertama dengan intensitas tinggi demi menghadirkan atmosfer kemenangan di Bernabeu.
“Tim harus menyerang sejak awal dan membuat Bernabeu merasakan ambisi kemenangan yang kuat,” katanya seraya berharap.
Setiap kesalahan di lapangan, lanjut Arbeloa, menjadi tanggung jawabnya sepenuhnya karena ia merasa belum cukup membantu para pemain.
Kekalahan dari Albacete diterimanya sebagai bagian dari proses tanpa mengubah prinsip, pendekatan, dan keyakinannya terhadap arah permainan tim.
Meski isi ruang ganti tetap menjadi konsumsi internal, Arbeloa menekankan pentingnya mentalitas juara sebagai identitas utama pemain Real Madrid.
“Masa lalu tidak berarti, yang penting fokus pada pertandingan berikutnya dan terus menatap ke depan,” ujarnya.
Dengan skuad yang ia sebut fantastis, Arbeloa mengaku tenang, termotivasi, dan penuh semangat menatap laga kontra Levante meski Rodrygo masih absen karena pemulihan cedera.***