JAKARTA – Sesi pemanasan MotoGP Brasil berlangsung dinamis dengan Marco Bezzecchi tampil dominan mengamankan catatan waktu tercepat pada Minggu pagi (22/3/2026) waktu setempat. Sementara itu, sejumlah pembalap, termasuk Pedro Acosta dan Fabio Di Giannantonio, harus menghadapi insiden keluar lintasan.
Cuaca cerah dengan suhu musim panas menyelimuti lintasan saat 22 pembalap menjalani sesi pemanasan pada Minggu pagi yang dimulai pukul 14.40 CET. Tanpa ancaman hujan, sesi berdurasi 10 menit itu dimaksimalkan sebagai persiapan menghadapi balapan utama sepanjang 31 lap yang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 CET.
Marc Marquez sempat memimpin di awal sesi dengan catatan waktu 1:18.117, mendekati kisaran 1 menit 18 detik. Namun, Bezzecchi dari tim pabrikan Aprilia terus menempel ketat sebelum akhirnya mengambil alih posisi terdepan.
Insiden mewarnai jalannya sesi, salah satunya dialami Franco Morbidelli yang tergelincir ke area run-off di Tikungan 4, sektor yang sebelumnya juga menjadi titik rawan kecelakaan sejak sesi kualifikasi. Tak lama berselang, rekan setimnya di VR46, Di Giannantonio, mengalami kejadian serupa.
Pemimpin klasemen sementara, Acosta, juga tak luput dari insiden setelah tergelincir di Tikungan 13 hingga motornya menghantam pembatas lintasan. Meski demikian, pembalap KTM tersebut dilaporkan tidak mengalami cedera.
Memasuki akhir sesi, Bezzecchi mencatatkan waktu terbaik 1:17.824 dan mengunci posisi teratas. Marc Marquez menempati posisi kedua dengan selisih 0,293 detik, diikuti Alex Marquez di posisi ketiga. Francesco Bagnaia berada di urutan keempat, sementara Fermin Aldeguer melengkapi lima besar.
Meski sempat terjatuh, Di Giannantonio mampu menyelesaikan sesi di posisi keenam, diikuti Jorge Martin di posisi ketujuh. Fabio Quartararo menjadi pembalap Yamaha terbaik di posisi kedelapan.
Pembalap tuan rumah Diogo Moreira finis di posisi kesembilan, di depan Joan Mir yang melengkapi sepuluh besar.
Meski sesi pemanasan berlangsung dalam kondisi cerah, peluang hujan pada balapan utama Minggu sore tetap terbuka, yang berpotensi memengaruhi jalannya Grand Prix.