JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jabodetabek pada Minggu (8/3/2026). Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi mengguyur sejumlah kawasan, disertai kemungkinan angin kencang yang dapat memicu gangguan hidrometeorologi.
Berdasarkan analisis BMKG yang dirilis sebelumnya, status waspada berlaku untuk hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah utama, termasuk Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bogor, Kota Depok, serta wilayah Tangerang yang meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang. Tidak ada wilayah di Jabodetabek yang mencapai status siaga (hujan lebat hingga sangat lebat) maupun awas (hujan sangat lebat hingga ekstrem) pada hari ini.
Potensi angin kencang secara khusus diwaspadai di Jakarta Utara, Kepulauan Seribu, serta wilayah Tangerang yang meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang. Kondisi ini berisiko menyebabkan pohon tumbang, kerusakan ringan pada infrastruktur, serta gangguan lalu lintas dan aktivitas warga.
BMKG menjelaskan, hujan dengan intensitas tersebut dapat menimbulkan dampak seperti genangan air, banjir lokal di lokasi dengan drainase terbatas, serta luapan sungai kecil. Angin kencang juga meningkatkan risiko robohnya pepohonan besar dan gangguan transportasi.
Masyarakat diimbau untuk tetap memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG seperti situs bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, serta akun media sosial @infobmkg. Saat terjadi hujan deras dan angin kencang, warga disarankan menghindari aktivitas di luar ruangan, menjauhi area rawan banjir, serta lokasi dengan banyak pohon tinggi yang berpotensi roboh.
Kewaspadaan ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan dan kerugian akibat cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Jabodetabek hari ini.