JAKARTA – Gempa tektonik mengguncang kawasan Semenanjung Minahassa, Sulawesi, pada Jumat (13/2/2026) pukul 15.59 WIB, berdasarkan laporan resmi otoritas geofisika.
Getaran dengan magnitudo 4,4 ini tercatat pada kedalaman 40 kilometer, dengan pusat gempa berada di koordinat 1,09 Lintang Utara dan 121,74 Bujur Timur, tepat di wilayah laut dekat pesisir Minahassa.
Hingga kini, belum ada laporan kerusakan ataupun korban jiwa akibat gempa tersebut, namun sejumlah warga di sekitar lokasi dilaporkan sempat merasakan guncangan ringan hingga sedang selama beberapa detik.
Pihak berwenang terus memantau situasi dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Menurut catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat di sekitar garis pantai diminta untuk tidak panik.
Faktor penyebab gempa diduga berasal dari aktivitas sesar lokal di kawasan utara Sulawesi yang memang kerap mengalami pergerakan tektonik.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat Sulawesi untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam.***
