JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada Kamis, 19 Februari 2026. Prediksi menunjukkan potensi hujan disertai kilat/petir di sebagian besar wilayah Jakarta, sementara daerah penyangga Ibu Kota cenderung mengalami hujan dengan intensitas lebih ringan.
Menurut prakiraan resmi BMKG, kondisi cuaca ekstrem berpotensi muncul sejak dini hari. Hingga pukul 01.00 WIB, seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi dilanda hujan petir. Setelah itu, sekitar pukul 02.00 WIB, sebagian besar Jakarta beralih ke kondisi berawan, kecuali Jakarta Utara yang masih berpeluang hujan ringan.
Pada siang hari, hujan petir kembali berpotensi mengguyur Kepulauan Seribu. Sementara wilayah daratan Jakarta lainnya diperkirakan berawan bercampur hujan ringan hingga siang menjelang sore.
Di wilayah penyangga Jakarta, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, cuaca relatif lebih stabil dengan dominasi hujan ringan sepanjang hari. Kondisi ini dapat memengaruhi aktivitas warga, terutama di sektor transportasi dan kegiatan luar ruangan.
Suhu udara di seluruh Jabodetabek diperkirakan berkisar antara 22–28 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara tinggi mencapai 78–99 persen. Tingginya kelembapan ini berpotensi mempercepat pembentukan awan hujan dan meningkatkan risiko genangan di area rawan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan dampak seperti banjir bandang, pohon tumbang, serta gangguan listrik akibat petir. Pengguna jalan disarankan mempersiapkan diri menghadapi jalan licin dan visibilitas rendah saat hujan deras.
Informasi terkini cuaca dapat diakses langsung melalui situs resmi BMKG untuk pemutakhiran real-time.