PAPUA – Pada Kamis (16/1), pemerintah melalui BNPB dan Kemenko PMK meresmikan Gudang Logistik Agandugume di Distrik Agandugume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan serah terima pengelolaan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Gudang logistik ini hadir sebagai solusi di tengah kekhawatiran masyarakat Kabupaten Puncak akan ancaman kelangkaan pangan, yang sering kali dipicu oleh bencana hidrometeorologi seperti cuaca ekstrem. Gudang ini diharapkan dapat mengurangi dampak krisis pangan, menyediakan stok pangan dan perlengkapan darurat, serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Papua Tengah.
“Gudang ini akan menjadi lumbung pangan yang siap digunakan saat terjadi krisis, seperti kekeringan, bencana alam, atau cuaca ekstrem yang mengancam masyarakat,” ujar Menko PMK dalam sambutannya.
Meski dikelola oleh BNPB, Gudang Logistik Agandugume pada dasarnya adalah milik masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Puncak dan Papua Tengah. Menko PMK mengajak semua pihak untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan bijak demi kelangsungan hidup yang lebih baik.
“Walaupun ini adalah Gudang Logistik BNPB, kita harus ingat bahwa ini milik seluruh masyarakat, terutama di Papua Tengah. Mari kita jaga dan kelola dengan baik,” tambahnya.
Setelah peresmian, pengelolaan gudang akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, sementara Pemerintah Pusat tetap siap memberikan dukungan bila diperlukan. Dalam hal keamanan, Pemprov Papua Tengah telah berkoordinasi dengan Kodam XVII Cendrawasih dan Polda setempat untuk memastikan kelancaran distribusi logistik dan perlindungan bagi warga.
Menghadapi Dampak Cuaca Ekstrem
Pembangunan dua gudang logistik di wilayah ini tak lepas dari dampak panjang yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem di Kabupaten Puncak. Pada Mei 2023, bencana kekeringan mengakibatkan lebih dari 8.000 warga terdampak, dengan beberapa di antaranya mengalami kelaparan dan wabah penyakit. Bencana tersebut juga menyebabkan korban jiwa, menambah urgensi pembangunan gudang logistik.
Kondisi geografis yang terisolasi dan tantangan keamanan di wilayah tersebut memperburuk upaya distribusi bantuan. Sebagai respons cepat, pada Agustus 2023, Pemerintah Pusat menyalurkan bantuan melalui udara untuk mendukung masyarakat yang terdampak. Langkah ini merupakan solusi sementara yang mendahului pembangunan gudang logistik sebagai upaya jangka panjang untuk memastikan ketahanan pangan dan kesiapan menghadapi bencana.
Dengan adanya Gudang Logistik Agandugume, diharapkan distribusi bantuan bisa lebih efektif dan efisien, sekaligus memberikan rasa aman dan harapan bagi warga di daerah rawan bencana.
Inovasi Pemerintah untuk Ketahanan Pangan
Berdasarkan hasil rapat tingkat Menteri pada Agustus 2023, pemerintah memutuskan untuk membangun gudang logistik di dua lokasi strategis di Kabupaten Puncak: Agandugume dan Sinak. Pembangunan ini melibatkan Satgas Yonif 751/VJS di bawah Kodam XVII Cendrawasih dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.
Dengan berdirinya gudang-gudang logistik ini, diharapkan masyarakat Papua Tengah dapat lebih siap menghadapi berbagai tantangan bencana alam dan kelangkaan pangan di masa depan. Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen untuk terus mendukung dan memastikan keberlanjutan fasilitas ini demi kesejahteraan masyarakat.
