JAKARTA – Bulog Batam menjamin keamanan 4.000 ton beras di gudang melalui fumigasi berkala dan kontrol kualitas ketat.
Dengan menerapkan protokol pengendalian hama yang konsisten, seluruh persediaan beras yang tersebar di Gudang Batu Merah, Kota Batam dan Sungai Raya, Tanjung Balai Karimun dipastikan dalam kondisi layak konsumsi.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Batam, Guido XL Pereira, menjelaskan bahwa proses perawatan dilakukan secara harian, sementara fumigasi dijadwalkan rutin setiap dua hingga tiga bulan, tergantung pada kondisi lapangan.
Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran hama gudang seperti Sitophilus oryzae atau gurem.
“Perawatan gudang dilakukan setiap hari, dan fumigasi dilakukan secara rutin untuk mencegah adanya hama seperti gurem atau sitophilus oryzae.”
“Kami lakukan penyemprotan berkala dan sungkup plastik fumigasi setiap dua hingga tiga bulan, tergantung kondisi,” kata Guido XL Pereira dihubungi di Batam, Minggu (13/7/2025).
Fumigasi dilakukan menggunakan plastik khusus selama 11 hari jika ditemukan indikasi hama di dalam butiran beras.
Prosedur ini dilanjutkan dengan penyemprotan ulang dan pemeriksaan menyeluruh untuk mencegah penyebaran hama ke stok lain.
“Kalau ada indikasi hama di dalam butiran beras, seperti gurem beras kami lakukan fumigasi sungkup plastik selama 11 hari menggunakan obat fumigasi khusus,” tambahnya.
Stok Terkini dan Komoditas Lain
Menurut data terbaru, total stok beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (PSO/Medium) yang tersedia mencapai 4.273,4 ton.
Dari jumlah tersebut, 3.659,9 ton berada di Gudang Bulog Batam, dan 513,5 ton di Gudang Bulog Karimun. Di luar itu, tersedia pula beras premium sebanyak 13,76 ton.
Tak hanya menyimpan beras, Bulog Batam juga menyediakan produk tambahan seperti air mineral merek Sanford sebanyak 288 dus dan Minyakita sebanyak 9.622 liter.
Sementara untuk stok gula kemasan, saat ini belum tersedia karena masih menunggu pengiriman bahan baku untuk pengemasan.
Jaminan Kualitas untuk Ketahanan Pangan
Dengan sistem pemantauan yang berlapis dan tindakan preventif yang konsisten, Perum Bulog Batam memastikan bahwa kualitas beras yang disimpan tetap terjaga dengan baik.
Langkah-langkah ini juga mendukung kesiapsiagaan distribusi pangan ke masyarakat apabila dibutuhkan sewaktu-waktu.
Upaya ini menunjukkan komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas stok pangan nasional, khususnya di wilayah Kepulauan Riau, demi mendukung ketahanan pangan secara merata di tengah dinamika distribusi logistik di daerah kepulauan.***