JAKARTA – Perum Bulog Sumut mencatat penyaluran beras SPHP baru 34,60 persen atau 31.093 ton dari target akhir tahun.
Capaian tersebut berasal dari total target distribusi 89.861 ton beras SPHP hingga Desember 2025 di seluruh Sumut.
“Realisasi 34,60 persen atau 31.093 ton beras SPHP itu berasal dari total target 89.861 ton hingga Desember 2025,” ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto di Medan, Minggu (26/10/2025).
Bulog menargetkan sisa 59.000 ton beras SPHP akan tersalurkan melalui mitra daerah sebelum akhir 2025 mendatang.
Upaya percepatan dilakukan untuk menjaga stabilitas harga beras di pasar melalui distribusi langsung ke mitra.
“Strategi yang kami lakukan mengisi setiap pasar dengan kerja sama pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara dengan cara Program Gerakan Pangan Murah (GPM),” kata Budi.
Melalui kerja sama GPM, Polri membantu menyalurkan beras SPHP langsung ke pedagang di berbagai pasar lokal.
“Jadi sistemnya GPM melalui Polri itu kemudian mengisi ke pedagang di pasar,” ucapnya.
Langkah ini diharapkan mempercepat penyaluran beras hingga pelosok dan membantu masyarakat membeli harga wajar.
“Penyaluran beras SPHP yang kerja sama itu dari 30-140 ton per hari sebagai penstabilan harga beras di wilayah tersebut,” katanya.
Bulog juga menyalurkan beras melalui pasar rakyat, koperasi, gerai pangan daerah, dan BUMN sektor pangan.
Harga jual tetap berpedoman pada HET Rp13.100 per kilogram, dengan variasi tergantung kebijakan instansi.***
