JAKARTA – Menjelang duel leg kedua babak playoff Liga Champions di Stadion Santiago Bernabéu, Benfica harus menerima kenyataan pahit bahwa winger muda mereka, Gianluca Prestianni.
Gianluca dipastikan absen pada laga Kamis (26/2/2026) dini hari WIB di Bernabeu akibat sanksi dari UEFA yang berkaitan dengan dugaan tindakan rasis terhadap pemain Real Madrid, Vinícius Jr.
Mengutip Sports Illustrated, UEFA mengambil keputusan tegas hanya dua hari sebelum pertandingan penting tersebut, setelah insiden kontroversial pada leg pertama di Lisbon ketika Vinícius melaporkan pelecehan rasial yang dilakukan Prestianni.
Laga sempat terhenti selama sekitar 10 menit sesuai protokol antirasis UEFA sebelum akhirnya dilanjutkan.
Dalam pernyataan resminya, UEFA menyebut telah menunjuk Inspektur Etika dan Disiplin untuk menyelidiki perilaku diskriminatif pada laga Benfica melawan Madrid tanggal 17 Februari 2026.
Hasil laporan sementara membuat badan itu menjatuhkan sanksi larangan bermain satu pertandingan bagi Prestianni sesuai Pasal 14 Regulasi Disiplin UEFA.
Meskipun sifatnya sementara, keputusan tersebut tetap berlaku hingga proses penyelidikan selesai dan keputusan akhir diumumkan.
Dengan demikian, pemain berusia 20 tahun itu tidak akan dibawa ke Madrid oleh pelatih José Mourinho untuk leg kedua yang akan menentukan nasib klub Portugal tersebut.
Selain tekanan dari publik dan media, Benfica kini menghadapi tantangan berat tanpa salah satu pemain mudanya, sementara Real Madrid bertekad mempertahankan keunggulan agregat 1-0 untuk melangkah ke babak berikutnya.
Mourinho pun diperkirakan mendapat sambutan panas dari suporter Los Blancos, klub yang dahulu pernah ia tangani.***