Buntut panjang polemik pelayanan purnajual mobil listrik Hyundai Ioniq 5 milik influencer Aa Juju akhirnya memasuki babak baru. Sales supervisor dealer Hyundai Gowa Fatmawati yang sempat terlibat perdebatan sengit dengan Aa Juju resmi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan menyatakan siap menanggung konsekuensi atas tindakannya.
Sebelumnya, Aa Juju meluapkan kekecewaannya di media sosial TikTok dan Instagram lantaran mobil listrik yang ia beli secara tunai mengalami sederet masalah bertubi-tubi:
-
Fitur Fast Charging Mogok: Mobil tidak bisa melakukan pengisian daya cepat.
-
Aki Tekor akibat Parkir Paralel: Aki 12V mati total usai diparkir secara paralel.
-
Sistem Mobil Mati: Kendaraan sempat mati total dan tidak bisa digunakan.
Aa Juju menilai informasi dari pihak sales sebelum pembelian sangat berbanding terbalik dengan keterangan mekanik Hyundai yang melarang kebiasaan parkir paralel dalam durasi lama. Padahal, fitur parkir paralel tersebut merupakan pertimbangan utama (concern) Aa Juju sebelum memutuskan membeli unit tersebut.
Sempat Cekcok dan Tanggapan Defensif
Niat hati mendatangi dealer Hyundai Gowa Fatmawati untuk meminta kejelasan dan respon bertanggung jawab, Aa Juju justru disambut perlakuan tak menyenangkan dari sales supervisor setempat. Bukannya memberikan solusi, oknum tersebut justru terkesan defensif dan kurang menguasai product knowledge dari lini mobil listrik yang dijualnya.
“Sejago-jagonya sales, ada nggak product knowledge di luar sana yang menjelaskan sampai sedetail itu?” ujar sang supervisor dalam rekaman video yang diunggah Aa Juju hingga mendadak tular di media sosial.
Sikap defensif itu pun memicu gelombang kritik pedas dari warganet yang menyayangkan buruknya standar pelayanan purnajual terhadap konsumen.
Permohonan Maaf Terbuka Pihak Sales
Usai menjadi sorotan publik, sales supervisor yang diketahui bernama Widay tersebut mengunggah video permohonan maaf resmi melalui akun Instagram pribadinya.
“Saya Widay, atas nama pribadi, berniat meminta maaf kepada Kakak Juju atas sikap pelayanan saya yang tidak baik dan tidak semestinya,” tutur Widay dalam video tersebut.
Widay menegaskan siap bertanggung jawab atas kelalaiannya dan berjanji akan menjadikan insiden ini sebagai bahan evaluasi besar untuk meningkatkan kualitas layanan kepada para konsumen di masa mendatang.
“Melalui kejadian ini, saya menjadikannya pelajaran ke depan untuk memperbaiki kualitas layanan saya terhadap konsumen, terlebih khusus bagi konsumen Hyundai Gowa Fatmawati. Kiranya permohonan maaf saya ini bisa diterima,” tutupnya.





