SUMEDANG – Kartu tanda anggota (KTA) Gerindra resmi diserahkan kepada Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir oleh Sekjen DPP Partai Gerindra Sugiono pada Jumat malam (13/02/2025), menandai babak baru dinamika politik di Kabupaten Sumedang.
Bergabungnya Dony Ahmad Munir ke Partai Gerindra menjadi sorotan publik karena dilakukan secara terbuka di depan masyarakat, sekaligus mempertegas arah politik Bupati Sumedang tersebut.
Momentum penyerahan KTA Gerindra ini dinilai sebagai langkah strategis yang berpotensi memengaruhi pembangunan dan konstelasi politik di Sumedang ke depan.
Penyerahan KTA dilakukan langsung oleh Sekjen DPP Partai Gerindra Sugiono kepada Dony Ahmad Munir di kawasan alun-alun Sumedang dengan disaksikan masyarakat yang memadati lokasi acara.
Sejumlah tokoh turut hadir menyaksikan momen tersebut, di antaranya Dedi Mulyadi, Maruarar Sirait, serta Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa yang memperkuat atmosfer politik acara tersebut.
Acara berlangsung khidmat namun tetap semarak karena diwarnai pertunjukan budaya lokal yang menjadi hiburan sekaligus simbol kedekatan dengan masyarakat.
Sugiono menyampaikan apresiasi atas keputusan Dony Ahmad Munir yang memilih bergabung dengan Partai Gerindra dan berharap langkah tersebut membawa dampak konkret bagi pembangunan daerah.
“Dengan bergabungnya Pak Dony ke partai Gerindra, pembangunan kesejahteraan kemakmuran masyarakat di kabupaten ini semakin meningkat. Kesejahteraan akan lebih baik bagi seluruh warga Kabupaten Sumedang,” ucap Sugiono.
Ia menegaskan bahwa Gerindra memandang politik sebagai sarana perjuangan yang berpihak kepada rakyat kecil dan kelompok rentan.
“Bahwa kader Partai Gerindra bukan politisi. Kader Gerindra itu adalah pejuang yang terjun ke kancah politik. Kita tahu dan yakin demokrasi adalah jalan yang kita pilih, terjun ke kancah politik untuk membela kaum yang lemah, kaum yang miskin, dan kaum yang tertindas,” ucap Sugiono.
Alasan Dony Ahmad Munir Gabung Gerindra
Dalam kesempatan yang sama, Dony Ahmad Munir memaparkan sejumlah pertimbangan yang melatarbelakangi keputusannya bergabung dengan Gerindra di hadapan masyarakat Sumedang.
Pertimbangan pertama berkaitan dengan figur Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, yang dinilainya sebagai pemimpin visioner dan pekerja keras dalam membangun bangsa.
“Saya melihat sosok Bapak Prabowo sebagai pemimpin yang pekerja keras, penuh ketegasan, dan memiliki kesungguhan hati membangun negara yang kita cintai ini,” ucap Dony.
Pertimbangan kedua menyangkut komitmen Gerindra terhadap nasionalisme, kemandirian bangsa, penguatan ketahanan nasional, serta pengembangan ekonomi kerakyatan.
Dony juga mengungkapkan bahwa keputusannya diambil setelah melalui diskusi panjang dengan sejumlah tokoh mengenai masa depan bangsa dan pembangunan daerah.
Ia menilai bergabung dengan Gerindra akan membuka ruang kolaborasi dan sinergi yang lebih luas demi mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumedang.
Langkah politik ini sekaligus menjadi sinyal bahwa peta kekuatan di Sumedang berpotensi mengalami perubahan signifikan seiring konsolidasi yang tengah berlangsung.***
