BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Aceh memperingati hari jadinya yang ke-18 dengan cara yang berbeda dan penuh makna, yakni merayakan bersama para penyintas banjir di hunian sementara (Huntara) Danantara, Desa Kebun Tanjong Simantog, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan yang akan berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, itu mengangkat tema besar “Kompak Bergerak, Berdampak,” mencerminkan semangat kebersamaan dan aksi nyata untuk hadir di tengah masyarakat yang tengah berjuang bangkit dari bencana.
Sekretaris DPD Gerindra Aceh, Abdurrahman Ahmad, menegaskan bahwa keputusan memilih lokasi tersebut tidak semata karena alasan simbolis, tetapi sebagai wujud nyata kedekatan partai dengan rakyat yang terdampak bencana.
“Gerindra ingin merayakan ulang tahun partai di tempat rakyat berada. Di Huntara Danantara ini, kami akan membagikan ribuan bingkisan kepada para penyintas banjir, sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan agar mereka tidak merasa sendiri,” ujar Abdurrahman, Senin 2 Februari 2026.
Abdurrahman juga menjelaskan bahwa peringatan ini bukan hanya acara seremonial, tetapi merupakan gerakan kolektif yang melibatkan seluruh pengurus dan kader di berbagai kabupaten dan kota.
Ia menambahkan bahwa seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra bersama organisasi sayap partai akan menggelar aksi sosial serupa di daerah masing-masing, menjadikan ulang tahun ke-18 ini sebagai momentum kerja dan pengabdian kepada masyarakat.
“Ini adalah gerakan bersama. Kader Gerindra hadir langsung di tengah masyarakat, bekerja dan berbuat bersama rakyat,” katanya.
Ketua DPD Partai Gerindra Aceh, H. Fadhlullah, S.E., menyebutkan bahwa kegiatan sosial ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
“Arahan Ketua Umum jelas, Gerindra harus selalu dekat dengan rakyat. Bukan hanya datang saat kampanye, tetapi hadir di saat rakyat menghadapi kesulitan,” kata Fadhlullah.
Menurut Fadhlullah, pemilihan Huntara sebagai pusat kegiatan merupakan simbol dari semangat solidaritas dan empati kepada warga yang masih berjuang setelah banjir menerpa wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
“Kami ingin berbagi senyum, berbagi semangat, dan memastikan saudara-saudara kita di huntara merasakan bahwa Gerindra ada bersama mereka. Inilah makna HUT Gerindra—kompak bergerak, menyatu dengan rakyat, dan memberi dampak nyata,” pungkasnya.
Momentum ini mempertegas posisi Gerindra Aceh sebagai partai politik yang tidak hanya bergerak di ranah politik formal, tetapi juga berkomitmen menjalankan politik kemanusiaan yang berpihak pada rakyat dalam setiap langkah perjuangannya.***