BALI – Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, menjadi saksi keberhasilan Persebaya Surabaya menjuarai Piala Presiden 2026. Bajul Ijo memastikan gelar juara setelah mengalahkan Persib Bandung melalui drama adu penalti pada laga final yang berlangsung selama 120 menit, Kamis (6/8) malam.
Pertandingan final mempertemukan dua tim besar Indonesia yang sama-sama tampil impresif sejak fase grup. Persebaya datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menyingkirkan Arema FC di semifinal, sementara Persib melaju ke partai puncak setelah mengalahkan Persija Jakarta. Duel tersebut menjadi laga penutup turnamen pramusim yang selalu menyedot perhatian pecinta sepak bola nasional.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung memperagakan permainan menyerang. Persebaya mencoba menekan lewat pergerakan cepat dari sektor sayap dan transisi serangan balik. Di sisi lain, Persib lebih banyak membangun permainan melalui penguasaan bola dan umpan-umpan pendek untuk membongkar pertahanan lawan.
Peluang demi peluang berhasil diciptakan sepanjang babak pertama. Persebaya beberapa kali mengancam gawang Persib melalui serangan cepat, namun penyelesaian akhir para pemain belum mampu menghasilkan gol. Persib juga memperoleh kesempatan emas, tetapi lini belakang Persebaya tampil disiplin sehingga mampu menggagalkan setiap ancaman yang datang.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin meningkat. Kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah tenaga baru sekaligus meningkatkan efektivitas serangan. Meski begitu, rapatnya pertahanan dari kedua kubu membuat peluang yang tercipta belum mampu mengubah kedudukan.
Pertandingan berlangsung sengit dengan duel-duel fisik yang tidak terhindarkan. Perebutan bola di lini tengah menjadi kunci permainan, sementara kedua penjaga gawang tampil sigap saat menghadapi peluang berbahaya dari lawan.
Hingga waktu normal 90 menit berakhir, tidak ada gol yang tercipta sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Dalam dua babak ekstra masing-masing 15 menit, Persebaya maupun Persib tetap berupaya mencari gol kemenangan.
Persebaya sempat memperoleh peluang melalui skema bola mati dan serangan balik cepat. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat kesempatan tersebut terbuang. Persib juga memberikan tekanan melalui kombinasi serangan dari lini tengah dan sayap, tetapi upaya mereka belum mampu menembus pertahanan Bajul Ijo.
Setelah 120 menit pertandingan berakhir tanpa gol, pemenang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti. Momen tersebut menjadi ujian mental bagi kedua tim yang telah menguras tenaga sepanjang pertandingan.
Dalam babak adu penalti, Persebaya tampil lebih tenang dibandingkan Persib. Para eksekutor Bajul Ijo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik, sedangkan dua penendang Persib gagal memanfaatkan kesempatan. Persebaya akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-2 melalui adu penalti sekaligus mengangkat trofi Piala Presiden 2026.
Keberhasilan Persebaya tidak lepas dari kedisiplinan permainan sepanjang laga. Tim asuhan Paul Munster mampu menjaga organisasi pertahanan sekaligus tetap berbahaya saat melakukan serangan balik. Selain itu, ketenangan para pemain ketika menghadapi adu penalti menjadi faktor pembeda yang menentukan hasil akhir pertandingan.
Bagi Persebaya, gelar ini menjadi modal berharga menjelang bergulirnya Liga 1 musim 2026/2027. Kemenangan atas Persib menunjukkan bahwa skuad Bajul Ijo memiliki mental kuat untuk menghadapi pertandingan besar sekaligus menjaga konsistensi permainan.
Sementara itu, Persib Bandung harus puas mengakhiri turnamen sebagai runner-up. Meski gagal mengangkat trofi, penampilan Maung Bandung sepanjang Piala Presiden 2026 tetap layak diapresiasi karena mampu menembus partai final setelah melewati persaingan yang ketat.
Final Piala Presiden 2026 pun menjadi salah satu pertandingan paling dramatis dalam turnamen tahun ini. Pertarungan sengit selama 120 menit hingga berakhir di babak adu penalti menghadirkan tontonan menarik bagi para pecinta sepak bola Indonesia, sekaligus menegaskan Persebaya sebagai kampiun Piala Presiden 2026.


