JAKARTA – Borneo FC Samarinda bersiap mengawali perjuangan di AFC Challenge League 2026/2027 dengan menghadapi wakil Myanmar, Yangon United FC, pada pertandingan perdana Grup D, Minggu (18/10/2026) malam.
Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi kesempatan bagi Pesut Etam untuk mengamankan hasil positif sekaligus membangun momentum dalam persaingan menuju babak berikutnya.
Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, mengungkapkan antusiasmenya membawa tim tampil di kompetisi antarklub Asia tersebut.
“Kami merasa senang berada di sini. Ini adalah kompetisi yang indah. Kami berharap dapat menunjukkan kepada penggemar Indonesia penampilan yang bagus dan meraih hasil yang baik,” ujar Mauro dalam unggahan klub di akun Instagram, Sabtu (17/10/2026).
Optimisme juga disampaikan bek asal Brasil, Christian Lima, yang menegaskan pentingnya menjalani kompetisi secara bertahap dengan mengutamakan kemenangan pada setiap pertandingan.
“Target pertama adalah mengikuti pertandingan demi pertandingan, mencoba memenangkan satu pertandingan pada satu waktu. Jika berhasil melakukannya, kami bisa bermimpi dan mencoba melangkah lebih jauh,” tuturnya.
Borneo FC tergabung di Grup D bersama Yangon United dari Myanmar, Taiwan Steel dari Taiwan, dan One Taguig dari Filipina.
Namun One Taguig memutuskan untuk mengundurkan diri dari turnamen ini.
Pertandingan pembuka ini menjadi ujian awal bagi Pesut Etam untuk mengukur kesiapan tim sekaligus mengumpulkan poin penting dalam persaingan grup.
Dukungan suporter di Stadion Segiri diharapkan mampu menambah motivasi para pemain untuk tampil disiplin, menjaga konsistensi, dan memaksimalkan peluang di depan gawang.
Bagi pendukung Borneo FC, laga ini menjadi kesempatan menyaksikan perjuangan klub kebanggaan Samarinda di panggung sepak bola Asia.
Duel yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, tersebut dijadwalkan kick-off pukul 20.00 WITA dan dapat disaksikan hanya melalui di Garuda TV, tidak ditayangkan live streaming.***