JAKARTA – Petenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan musim ini setelah membalikkan keadaan dan menyingkirkan Arthur Rinderknech pada turnamen BNP Paribas Open 2026.
Pertandingan sengit tersebut berlangsung di Indian Wells Tennis Garden pada Selasa, 10 Maret 2026, ketika Alcaraz harus bekerja keras sebelum memastikan tiket ke babak 16 besar ajang ATP Masters 1000 itu.
Kemenangan tersebut semakin menegaskan dominasi Alcaraz di awal musim 2026 karena ia kini mencatatkan 14 kemenangan beruntun tanpa kekalahan di berbagai turnamen ATP.
Pada duel tersebut, Alcaraz sempat kehilangan set pembuka sebelum akhirnya bangkit dan mengamankan kemenangan tiga set dengan skor 6-7(6), 6-3, 6-2.
Rinderknech tampil percaya diri sejak awal pertandingan dengan memaksimalkan servis keras yang kerap menyulitkan pengembalian bola dari petenis Spanyol itu.
Tekanan dari petenis Prancis tersebut membuat set pertama berlangsung ketat hingga harus ditentukan melalui tie-break.
Dalam momen krusial itu, Rinderknech berhasil menjaga ketenangan untuk mengunci set pembuka sekaligus menempatkan Alcaraz dalam posisi tertinggal.
Alcaraz sebenarnya hampir membalikkan keadaan pada set pertama setelah mampu mengejar ketertinggalan dari 2-5 menjadi unggul 6-5.
Namun peluang emas itu terbuang setelah pukulan forehand miliknya meleset tepat saat memiliki set point.
Memasuki set kedua, tekanan terhadap Alcaraz semakin besar ketika Rinderknech langsung mencuri break lebih dahulu.
Meski demikian, petenis berusia 22 tahun tersebut mulai menemukan ritme permainan dan perlahan mengambil alih kendali pertandingan.
Alcaraz menunjukkan konsistensi yang lebih baik serta memanfaatkan empat dari sepuluh peluang break yang ia peroleh sepanjang set kedua dan ketiga.
Momentum tersebut menjadi titik balik yang membuatnya semakin dominan hingga akhirnya mengunci kemenangan meyakinkan pada set penentuan.
“Dia memainkan tenis terbaiknya pada set pertama dan awal set kedua. Bagi saya, itu sangat menyulitkan,” kata Alcaraz.
Petenis peringkat satu dunia itu mengakui sempat berada dalam tekanan karena permainan agresif lawannya sejak awal laga.
“Saya menerima situasinya, tetap kuat secara mental, lalu mencoba sedikit hal berbeda. Saya rasa saya bermain lebih solid dan menunggu kesempatan saya,” ujar Alcaraz.
Di tengah pertandingan, Alcaraz sempat mengalami sedikit gangguan pada pergelangan kakinya saat memasuki awal set kedua.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak berlanjut serius karena ia mampu kembali bergerak normal saat pertandingan memasuki fase penentuan.
Setelah melewati laga yang penuh tekanan, Alcaraz kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya di babak 16 besar.
Ia dijadwalkan bertemu petenis Norwegia Casper Ruud yang sebelumnya berhasil mengalahkan Valentin Vacherot dengan skor 3-6, 6-3, 6-4.
Pertemuan Alcaraz melawan Ruud diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di babak 16 besar ATP Tour karena keduanya dikenal sebagai pemain yang memiliki kekuatan baseline yang sama kuat.***