JAKARTA – Nick Cassidy mencatat sejarah dengan meraih kemenangan perdana bagi Citroën dalam balapan ke-150 Formula E di Mexico City, Sabtu (10/1/2026). Lomba berlangsung dramatis dengan perebutan sengit posisi podium hingga lap terakhir.
Pole sitter Sebastien Buemi kehilangan kendali sejak awal setelah gagal mengerem di lintasan utama, membuatnya terperosok ke posisi terakhir. Kesempatan itu dimanfaatkan Taylor Barnard untuk memimpin, sebelum posisinya direbut oleh Edoardo Mortara, Nico Müller, dan Pascal Wehrlein. Wehrlein tampil agresif dengan mode serangan, naik 10 posisi dan sempat memimpin balapan.
Setelah 12 lap, Mortara mengambil alih posisi teratas, diikuti duel konstan dengan Müller dan Wehrlein. Jake Dennis berada di P6, sementara Buemi mencoba bangkit ke P7 sebelum terkena penalti lima detik akibat pelanggaran lintasan.
Drama berlanjut ketika Nyck de Vries terhenti di lintasan, memicu keluarnya safety car. Setelah restart, Mitch Evans memimpin, Mortara menempel di posisi kedua, dan Cassidy mulai merangsek ke depan. Pertarungan sengit di lap-lap akhir membuat Dennis dan Mortara bersenggolan, membuka jalan bagi Oliver Rowland untuk naik ke podium.
Cassidy akhirnya menutup balapan dengan kemenangan bersejarah tanpa bantuan mode serangan, menahan tekanan Mortara hingga garis finis. Rowland melengkapi podium di posisi ketiga, sementara Barnard dan Dennis menutup lima besar.