JAKARTA – Barcelona kembali kehilangan salah satu talenta muda andalannya, Lamine Yamal, akibat cedera selangkangan yang kambuh usai laga melawan Paris Saint-Germain. Cedera tersebut memaksanya menepi selama dua hingga tiga pekan, serta dipastikan absen membela tim nasional Spanyol pada jeda internasional bulan Oktober ini.
“Masalah selangkangan yang dialami Lamine Yamal kembali muncul setelah pertandingan melawan PSG. Pemain ini akan melewatkan pertandingan melawan Sevilla dan perkiraan waktu pemulihannya adalah 2-3 minggu,” tulis pernyataan resmi Barcelona, Jumat (3/10/2025).
Pemain bernomor punggung 10 itu sejauh ini telah tampil dalam lima pertandingan musim ini bersama Barcelona—empat laga di La Liga dan satu di Liga Champions—dengan catatan dua gol dan tiga assist. Namun, cedera kambuhan ini menjadi penghalang bagi jebolan La Masia tersebut, yang sebelumnya juga harus absen dalam empat pertandingan akibat masalah serupa.
Setelah sempat pulih pada akhir September dan bermain melawan Real Sociedad serta PSG, Yamal kembali didera cedera di bagian yang sama, memicu kekhawatiran soal kebugarannya ke depan.
Situasi ini turut menimbulkan ketegangan antara Barcelona dan tim nasional Spanyol. Pelatih Barcelona, Hansi Flick, secara terbuka menuding bahwa tim medis La Roja lalai dalam menangani cedera Yamal selama jeda internasional sebelumnya.
Komentar Flick pun mendapat respons keras dari pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, yang menyebut mantan pelatih Jerman itu “kurang berempati” terhadap situasi sang pemain muda.
Ketegangan ini menyoroti tarik-menarik kepentingan antara klub dan negara dalam menangani pemain, terutama talenta muda seperti Yamal yang sedang berada dalam masa perkembangan karier. Baik Barcelona maupun timnas Spanyol kini dituntut lebih hati-hati agar sang bintang muda tak kembali mengalami cedera yang bisa mengganggu potensinya di masa depan.