JAKARTA – Juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, harus naik meja operasi setelah mengalami cedera serius pada bahu kanannya akibat insiden di Grand Prix Indonesia pekan lalu. Kecelakaan terjadi saat pembalap Ducati itu ditabrak dari belakang oleh Marco Bezzecchi (Aprilia) di Tikungan 7 Sirkuit Mandalika, pada lap pembuka balapan.
Benturan keras itu membuat Marquez mengalami patah tulang bahu dan kerusakan ligamen, memaksanya absen setidaknya dari dua balapan berikutnya di Australia dan Malaysia.
Awalnya, tim medis yang memeriksa Marquez di Madrid pasca-Grand Prix Mandalika menyimpulkan bahwa cedera tersebut tidak memerlukan tindakan operasi. Namun, hasil evaluasi lanjutan menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda pemulihan yang memadai, sehingga keputusan operasi akhirnya diambil.
Dalam pernyataan resmi Ducati disebutkan:
“Setelah pemeriksaan cedera tulang belikat kanannya, Marc Marquez telah menjalani operasi yang sukses di Rumah Sakit Ruber Internacional di Madrid, Spanyol.
Tim medis yang sama yang memeriksanya tujuh hari sebelumnya menemukan bahwa fraktur korakoid dan kerusakan ligamen tidak menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang memadai setelah seminggu diimobilisasi.
Oleh karena itu, mengingat risiko ketidakstabilan yang tersisa, diputuskan untuk melanjutkan stabilisasi bedah dan memperbaiki ligamen akromioklavikular.
Marc Marquez, yang sudah berada di rumah, akan melanjutkan proses pemulihannya, dan perkembangannya akan menentukan waktu kembalinya ia ke kompetisi balap.”
Meski harus menepi, Marquez tidak kehilangan momentum—gelar juara dunia musim ini telah resmi ia kantongi sebelum insiden tersebut. Marquez dipastikan absen dari Grand Prix Australia di Phillip Island, di mana ia meraih kemenangan tahun lalu, dan juga kemungkinan besar tidak tampil di Malaysia.
Ducati belum mengumumkan siapa pembalap pengganti yang akan mengisi posisinya di dua balapan tersebut.