Sebuah video yang memperlihatkan keluarga asal Indonesia melepas sang putri bertugas sebagai tentara Amerika Serikat viral di media sosial. Video tersebut dibagikan akun Instagram Instagram @bunda_kesidaa dan memperlihatkan momen haru perpisahan di salah satu bandara di AS.
Dalam video itu, Kezia Syifa tampak mengenakan hijab dan seragam militer lengkap. Keluarga terlihat memberi doa dan semangat sebelum Syifa menjalani tugasnya.
“Hati-hati, semangat, ganbatte. Hati-hati, Kak,” ucap seorang perempuan dalam rekaman tersebut.
Ibunda Syifa, Safitri, membenarkan bahwa putrinya kini bergabung dengan Army National Guard Maryland. Ia menjelaskan, keputusan Syifa lahir dari ketertarikannya pada dunia militer sebagai sarana membangun disiplin, tanggung jawab, dan pengalaman kepemimpinan.
“Ketertarikan Syifa berawal dari keinginannya untuk mengembangkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta pengalaman kepemimpinan. Keputusan ini sudah dipertimbangkan secara matang,” ujar Safitri kepada detikcom, Jumat (23/1/2026).
Safitri menuturkan keluarga mereka telah menetap di Amerika Serikat sejak pertengahan 2023. Syifa sebelumnya menempuh pendidikan SMA di AS dan kini melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Bergabungnya Syifa dengan militer juga disebut sejalan dengan rencana pengembangan karier dan profesionalisme dirinya.
Meski menjadi bagian dari militer AS, Safitri menegaskan bahwa putrinya tidak ditempatkan di medan tempur. Syifa bertugas di bidang administratif sesuai dengan penempatan di negara bagian tempat mereka tinggal.
“Penugasannya di bagian kantor, bukan di medan perang,” jelas Safitri.
Terkait status kewarganegaraan, Safitri menyebut prosesnya masih berjalan sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku di Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan Syifa dalam Army National Guard telah memenuhi persyaratan resmi.
Sebagai orang tua, Safitri mengaku mendukung penuh pilihan sang putri.
“Kami menghormati dan mendukung keputusan Syifa. Ini pilihan pribadi yang disertai tanggung jawab,” katanya.
Momen pelepasan Syifa oleh keluarga di bandara itulah yang kemudian menyentuh warganet dan viral di media sosial, memicu beragam respons publik tentang diaspora Indonesia dan pilihan karier lintas negara.