JAKARTA – Barcelona memastikan langkah langsung ke babak 16 besar Liga Champions 2025/26 setelah menundukkan FC Copenhagen dengan skor meyakinkan 4-1 pada laga penutup fase liga di Stadion Camp Nou, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.
Kemenangan krusial tersebut mengantar Blaugrana finis di posisi kelima klasemen akhir fase liga dengan raihan 16 poin sekaligus mengamankan tiket otomatis ke fase gugur.
Di sisi lain, Copenhagen harus mengakhiri perjalanan Eropa mereka di papan bawah setelah hanya mampu menempati peringkat ke-31 dengan koleksi delapan poin, sebagaimana dirilis UEFA.
Bertindak sebagai tuan rumah, Barcelona justru dikejutkan oleh gol cepat tim tamu akibat kesalahan umpan Jules Kounde yang dimaksimalkan Viktor Dadason untuk membawa Copenhagen unggul lebih dulu.
Tersentak oleh ketertinggalan, intensitas permainan Barcelona meningkat tajam dengan tekanan beruntun yang mulai memaksa lini belakang Copenhagen bekerja ekstra.
Peluang emas sempat hadir pada menit ke-15 ketika Robert Lewandowski berhadapan langsung dengan kiper, namun Dominik Kotarski masih mampu menggagalkan upaya tersebut.
Dominasi Barcelona berlanjut hingga babak pertama, termasuk peluang Eric Garcia yang hanya berakhir di mistar gawang pada menit ke-34.
Kebuntuan akhirnya pecah di awal babak kedua saat Lamine Yamal mengirimkan assist matang yang diselesaikan Lewandowski untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-48.
Momentum sepenuhnya beralih ke kubu tuan rumah ketika Yamal mencetak gol indah pada menit ke-60 melalui tembakan terukur yang berbelok arah usai mengenai bek lawan.
Keunggulan Barcelona semakin kokoh setelah Raphinha sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-66 menyusul pelanggaran terhadap Lewandowski di area terlarang.
Pesta gol Barcelona ditutup oleh sepakan bebas Marcus Rashford pada menit ke-85 yang meluncur mulus ke pojok gawang tanpa bisa dijangkau Kotarski.
Copenhagen sempat mencetak gol hiburan di menit-menit akhir, namun VAR menganulirnya karena posisi offside dalam proses serangan.
Hasil ini menegaskan konsistensi Barcelona di level Eropa sekaligus menjadi sinyal kuat kesiapan tim asuhan Hansi Flick menghadapi fase gugur Liga Champions.***