MALANG – Panen raya tebu, padi, dan kedelai serentak digelar di 43 lokasi bersama TNI sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan utama berlangsung di Lanud Abdurrahman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026, dan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Sejak pagi, sejumlah petani telah memadati lokasi demi bertemu langsung dengan Presiden Prabowo dan menyampaikan aspirasi mereka.
Bagi para petani, kehadiran kepala negara menjadi kesempatan menyuarakan harapan agar kesejahteraan petani semakin meningkat.
Petani tebu bernama Amin mengaku bahagia setelah akhirnya dapat bertemu Presiden Prabowo usai menunggu beberapa hari.
“Happy, sangat senang sekali bisa bertemu sama Pak Presiden. Sudah ditunggu sampai empat hari dari sekarang katanya mau datang, ternyata sampai hari ini, bisa ketemu sama Pak Presiden Pak Subianto. Alhamdulillah,” ujarnya.
Amin berharap pemerintah terus memperkuat kebijakan yang berpihak kepada petani di berbagai daerah.
“Dan permintaan dari kami itu, mohon untuk Pak Presiden kami ya sedikit banyak sejahterakan kaum petani, orang-orang petani,” katanya,” katanya.
Menurut Amin, berbagai program pemerintah telah dirasakan manfaatnya oleh para petani di lapangan.
Meski demikian, ia berharap akses pupuk dan kualitas pelayanan sektor pertanian terus diperbaiki pada masa mendatang.
“Sudah cukup baik, mungkin bisa diperbaiki lagi dari segi pupuknya. Dari segi pelayanannya itu sudah mumpuni gitu, sudah cukup gitu, mungkin ke depannya untuk lanjutan yang tahun depan bisa lebih sejahtera lagi,” ungkapnya.
Amin juga berharap Presiden Prabowo lebih sering mengunjungi desa-desa agar masyarakat merasakan perhatian pemerintah secara langsung.
“Ya, harapan besar dari kami itu untuk Pak Prabowo, sejahterakan kaum tani dan untuk warga dari yang di pedesaan pelosok ini mungkin lebih bahagia lagi kalau Pak Presiden itu sering berkunjung ke daerah kami,” tuturnya.
Ia turut mendoakan Presiden Prabowo agar selalu sehat dan mampu menjalankan tugas memimpin bangsa.
“Semoga Pak Presiden selalu sejahtera,” ucapnya.
Harapan serupa disampaikan petani tebu lainnya, Sapiyah, yang mengaku senang dapat bertemu langsung dengan Presiden.
“Senang bisa bertemu dengan Pak Presiden langsung,” ujar Sapiyah saat ditemui di lokasi panen raya.
Sapiyah berharap panen raya membawa dampak nyata bagi petani, terutama melalui penurunan harga pupuk.
“Terima kasih dengan panen raya ini. Moga-moga bisa lancar dan bisa menurunkan harga pupuk,” katanya.
Selain sektor pertanian, Sapiyah juga meminta perhatian pemerintah terhadap infrastruktur di wilayah tempat tinggalnya.
Ia berharap jalan desa yang rusak segera diperbaiki agar aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar.
“Mau menyampaikan supaya desa saya itu diratakan, jalan-jalan yang rusak itu lho. Pingin diperbaiki,” tuturnya.
Meski memiliki sejumlah harapan, Sapiyah menilai pasokan kebutuhan pokok di daerahnya saat ini berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah baik menurut saya, sembako-sembako lancar. Terima kasih,” ucapnya.
Di akhir pertemuan, Sapiyah menyampaikan doa agar Presiden Prabowo selalu diberi kesehatan dan umur panjang.
“Presiden Prabowo moga-moga panjang umur, sehat, semoga besok lagi jadi lagi (Presiden),” tutupnya.***