JATIM – Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Danpuspenerbal) Laksamana Muda TNI Bayu Alisyahbana menjenguk dua santri korban selamat dalam insiden ambruknya bangunan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Keduanya saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Raden Tumenggung Notopuro, Rabu (8/10/2025).
Kedatangan Danpuspenerbal didampingi jajaran pejabat utama Puspenerbal serta Ketua Gabungan Jalasenastri Puspenerbal, Ny. Dicca Bayu. Rombongan disambut langsung oleh Direktur RSUD dr. Atok Irawan bersama jajaran medis rumah sakit.
Diketahui, insiden tragis yang terjadi pada 29 September 2025 itu menewaskan sedikitnya 67 orang dan melukai 104 lainnya. Total korban yang dievakuasi dari reruntuhan bangunan mencapai 171 jiwa. Delapan korban di antaranya ditemukan dalam kondisi potongan tubuh.
Dalam kunjungannya, Laksda TNI Bayu Alisyahbana menyempatkan diri untuk menemui dua santri yang masih dirawat, yakni Muhammad Wahyudi di Ruang Mawar Kuning Lantai 1 dan Syailendra Haical Raka di Ruang High Care Unit (HCU), Gedung Graha Delta Husada II Lantai 2.
Danpuspenerbal turut berbincang dengan para korban dan orang tuanya serta menyerahkan bantuan tali asih sebagai bentuk empati dan dukungan moral.
“Untuk korban yang meninggal dunia, insyaallah mendapatkan tempat terbaik, yakni Surganya Allah SWT, dan orang tua beserta keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan keikhlasan, kesabaran dan kekuatan,” ungkap Danpuspenerbal usai kunjungan.
Ia juga menyampaikan rasa duka mendalam atas tragedi tersebut, sekaligus berharap tidak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari.
“Kami sangat prihatin atas musibah ini. Semoga para korban luka segera diberi kesembuhan, kesabaran, dan kekuatan lahir batin untuk kembali melanjutkan pendidikan,” imbuhnya.