Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru mengenai korban banjir besar yang melanda Sumatera Barat. Hingga Sabtu (29/11/2025) sore, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 90 orang, sementara 85 orang masih dinyatakan hilang dan 10 orang mengalami luka-luka.
“Untuk Padang meningkat, kini menjadi nomor dua korban jiwa terbanyak setelah Sumut. Total ada 90 korban meninggal dunia, 85 hilang, dan 10 luka-luka. Tambahan korban meninggal baru hari ini dilaporkan dari Kabupaten Agam,” ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers.
Suharyanto menyampaikan bahwa kondisi di sejumlah wilayah Sumbar mulai berangsur pulih seiring membaiknya cuaca. Dari sebelumnya 16 kabupaten/kota terdampak, kini hanya enam wilayah yang masih memerlukan penanganan darurat.
Enam wilayah tersebut meliputi:
-
Kabupaten Agam
-
Padang Pariaman
-
Solok
-
Kota Padang
-
Tanah Datar
-
Padang Panjang
“Khusus Kabupaten Agam, akses baru terbuka sehingga tim Basarnas dapat melakukan pencarian lebih luas. Di sana ditemukan banyak korban jiwa maupun warga yang hilang,” jelas Suharyanto.
Rincian Korban per Wilayah
-
Kabupaten Agam: 74 meninggal, 78 hilang
-
Pasaman Barat: 1 meninggal, 6 hilang, 1 luka
-
Kota Padang Panjang: 7 meninggal, 3 luka
-
Kota Padang: 5 meninggal
-
Solok: 1 meninggal
-
Tanah Datar: 2 meninggal, 1 hilang, 4 luka