Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan papan tulis interaktif senilai 30 miliar yang dialokasikan oleh Dinas Pendidikan Kota Depok menggunakan dana APBD Kota Depok. Dimana rinciannya adalah 125 unit papan tulis interaktif untuk sekolah dasar, dan 21 unit untuk tingkat SMP di Kota Depok.
Untuk pengadaan papan tulis tersebut, dianggarkan di APBD murni sebesar 26,9 miliar untuk SD, dan 4,5 miliar untuk SMP dengan nilai total 31,4 miliar. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan bahwa aplikasinya akan diubah menjadi penyediaan ruang kelas dan pembelian tanah untuk bangunan sekolah baru.
Ia berharap agar Pemerintah Kota Depok juga menghapus papan tulis interaktif itu dan menggantinya dengan peningkatan kualitas sekolah, yakni sarana dan prasarana pendidikannya.
