JAKARTA – VR46 Riders Academy, yang didirikan Valentino Rossi pada 2014, kini menaungi sembilan pembalap Italia dari berbagai generasi. Akademi ini telah melahiran empat gelar juara dunia dan 81 kemenangan Grand Prix, menjadikannya salah satu pusat pembinaan paling berpengaruh di dunia balap motor.
Ekosistem VR46 lahir di Tavullia, dengan fasilitas Ranch, lintasan tanah, kompleks perumahan, dan gedung olahraga. Akademi ini menggabungkan pelatihan, perawatan medis, serta manajemen karier untuk mendukung para pembalap muda.
Profil Pembalap VR46 Riders Academy 2026
- Francesco Bagnaia (Pecco) – Juara dunia Moto2 2018 dan MotoGP 2022–2023. Produk murni VR46, kini berusia 29 tahun.
- Franco Morbidelli – Juara dunia Moto2 2017, anggota pertama Akademi. Kini berusia 31 tahun dan membalap untuk tim VR46 di MotoGP.
- Luca Marini – Saudara tiri Rossi, runner-up Moto2 2020, kini berusia 28 tahun dan menjadi pembalap resmi Honda.
- Marco Bezzecchi – Bergabung sejak 2015, rookie terbaik MotoGP 2022, kini berusia 27 tahun dan membalap untuk Aprilia.
- Celestino Vietti – Bergabung 2015, pemenang Moto3 dan Moto2, berusia 24 tahun, masih mencari konsistensi penuh.
- Andrea Migno – Anggota generasi pertama, kini beralih peran sebagai pelatih dan analis di Akademi.
- Matteo Gabarrini – Lahir 2009, bergabung 2024, tampil di FIM JuniorGP 2025 dengan hasil terbaik posisi ke-12.
- Lorenzo Pritelli – Bergabung 2025 di usia 15 tahun, juara Pra-Moto3 Italia, runner-up MiniGP World Series 2023.
- Leonardo Casadei – Lahir 2011, anggota termuda, tampil di ESBK Talent 2025 dan wildcard FIM JuniorGP.
VR46 Riders Academy bukan sekadar wadah pelatihan, melainkan ekosistem yang membentuk generasi pembalap Italia dari level junior hingga MotoGP. Dengan kombinasi juara dunia seperti Bagnaia dan Morbidelli serta talenta muda seperti Pritelli dan Casadei, akademi ini terus menjadi simbol regenerasi dan warisan Valentino Rossi di dunia balap.