JAKARTA β Jose Mourinho dikabarkan tinggal selangkah lagi kembali ke Benfica setelah klub asal Portugal itu resmi memecat Bruno Lage.
Pelatih berjuluk The Special One tersebut sudah mendarat di Lisbon pada Kamis (18/9/2025) untuk melakukan pembicaraan final dengan manajemen.
Kursi kepelatihan Benfica kosong usai Bruno Lage diberhentikan menyusul kekalahan mengejutkan dari Qarabag di ajang Liga Champions, Selasa (16/9/2025).
Keputusan tersebut dianggap manajemen sebagai langkah mendesak demi menyelamatkan musim.
Mourinho, yang kini berusia 62 tahun, tidak butuh waktu lama untuk kembali ke dunia kepelatihan.
Sebelumnya, ia dilepas Fenerbahce pada 29 Agustus 2025, hanya dua hari setelah timnya kalah dari Benfica di babak play-off.
Presiden Fenerbahce, Ali KoΓ§, mengaku keputusan itu berat secara emosional.
βBerpisah dengan teman itu sulit. Klub membutuhkan gaya bermain yang lebih dominan,β ujar Ali KoΓ§ kepada media Turki.
Mourinho pun tak menutup antusiasmenya untuk kembali ke tanah kelahiran.
βSaya bilang iya ketika Benfica menanyakan ketertarikan saya,β kata Mourinho dikutip Daily Mail.
Ia juga menegaskan tidak perlu berpikir panjang untuk menerima kesempatan besar ini.
βKesempatan ini penting, saya langsung ingin ambil,β ucapnya saat tiba di Bandara Lisbon.
Kembalinya Mourinho ke Benfica punya makna historis.
Ia sempat menjadi pelatih utama klub ini pada tahun 2000, meski hanya mendampingi selama 10 laga sebelum mundur akibat konflik internal.
Setelah itu, namanya melesat bersama FC Porto, hingga kemudian menjadi salah satu pelatih paling berprestasi di Eropa.
Apabila penunjukan resmi diumumkan, Mourinho akan langsung dihadapkan dengan jadwal berat.
Benfica dijadwalkan menghadapi Chelsea pada 1 Oktober 2025 di Liga Champions, sebelum berduel melawan Newcastle United dan Real Madrid di fase grup.
Kembalinya Mourinho ke EstΓ‘dio da Luz pun disambut dengan sorotan luas.
Para pendukung Benfica menaruh harapan besar bahwa pengalaman panjangnya di klub-klub top Eropa mampu membawa tim kembali bersinar di kancah domestik dan Eropa.***