JAKARTA – Pelatih Mikel Arteta memuji ketenangan mental para pemain Arsenal setelah berhasil mencuri hasil imbang 1-1 saat bertandang ke markas Bayer Leverkusen pada leg pertama Liga Champions di BayArena, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut memastikan Arsenal tetap menjaga peluang lolos ke fase berikutnya setelah sempat berada di bawah tekanan tuan rumah sepanjang pertandingan yang berlangsung ketat di BayArena.
Arsenal sebenarnya tampil agresif sejak awal laga dan mampu menguasai jalannya permainan pada babak pertama meski gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas yang tercipta di depan gawang lawan.
Salah satu kesempatan terbaik datang melalui Gabriel Jesus namun peluang tersebut tidak mampu dikonversi menjadi gol sehingga momentum pertandingan perlahan berubah.
Arteta menjelaskan bahwa setiap pertandingan memiliki dinamika berbeda yang bisa berubah hanya karena satu momen kecil di lapangan.
“Ketika Anda melewatkan peluang itu, jelas permainan bisa berubah, setelah itu kami tidak menyelesaikan cukup banyak aksi dan kehilangan bola yang memungkinkan serangan balik,” ujar Arteta dilansir laman Arsenal.
Tim tuan rumah kemudian mampu memanfaatkan situasi tersebut untuk memberikan tekanan balik yang membuat Arsenal harus bekerja lebih keras menjaga keseimbangan permainan.
Arteta mengakui timnya sebenarnya telah mempelajari gaya bermain Leverkusen sebelum pertandingan dimulai namun tetap menghadapi kesulitan ketika menghadapi situasi bola udara yang akhirnya berujung peluang berbahaya.
“Ketika Anda memberikan harapan dan keuntungan kepada lawan di level tersebut, mereka akan mengambilnya dan kami harus benar-benar berusaha keras,” ujarnya.
Arsenal akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti tenang dari Kai Havertz yang sukses menaklukkan penjaga gawang Leverkusen.
Gol tersebut memiliki arti emosional bagi Havertz karena ia kembali bermain di stadion yang pernah menjadi bagian dari perjalanan kariernya di sepak bola Jerman.
“Dia kembali ke sini setelah sekian lama, menjadi bagian dari klub ini, datang ke sini dan mencetak gol penting, saya pikir ini adalah momen besar,” ucap Arteta.
Pelatih asal Spanyol itu juga menilai para pemainnya mampu mengendalikan emosi pada fase akhir pertandingan ketika tekanan meningkat dari kedua tim.
Arteta menegaskan bahwa pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting sebelum menghadapi leg kedua yang akan digelar di London.
“Kami tahu pentingnya pertandingan ini dan kesulitan yang dihadapi lawan, sekarang kami harus menyelesaikannya di London,” kata Arteta.
Hasil imbang ini membuat duel antara Arsenal dan Leverkusen masih sepenuhnya terbuka menjelang leg kedua yang diperkirakan berlangsung lebih sengit.***