JAKARTA – Kampanye donasi untuk mendukung rekonstruksi di Provinsi Aleppo, Suriah, berhasil menghimpun dana sebesar USD150 juta pada Kamis. Dilansir dari Anadolu, Selasa (23/12/2025), pejabat setempat menyampaikan, kampanye yang berlangsung selama tiga hari ini digelar di bawah naungan Pemerintah Provinsi Aleppo dengan tujuan mempercepat kembali, pengembangan, serta pemulihan infrastruktur kota.
Aleppo merupakan salah satu wilayah yang paling parah terdampak perang saudara berkepanjangan, dengan kerusakan luas pada infrastruktur, perumahan, dan layanan publik. Kota ini masih membutuhkan upaya rekonstruksi komprehensif untuk memulihkan kehidupan masyarakat. Kampanye serupa sebelumnya juga pernah digelar di sejumlah provinsi lain.
Di sisi lain, situasi keamanan di Suriah masih diwarnai ketegangan. Pasukan Israel dilaporkan berulang kali memasuki wilayah Suriah dan melancarkan serangan udara yang menewaskan warga sipil serta menghancurkan fasilitas militer. Data pemerintah Suriah mencatat sejak Desember 2024, Israel telah melakukan lebih dari 1.000 serangan udara dan 400 serangan lintas batas ke provinsi-provinsi selatan.
Setelah jatuhnya rezim Bashar al-Assad pada akhir 2024, Israel memperluas pendudukan di Dataran Tinggi Golan dengan merebut zona penyangga yang sebelumnya didemiliterisasi. Langkah tersebut dinilai melanggar perjanjian tahun 1974 antara Israel dan Suriah.
