JAKARTA – Komisi III DPR RI mendorong kepolisian untuk mendalami secara komprehensif insiden kebakaran yang menimpa kediaman Hakim Khamozaro Waruwu, pengampu perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri Medan. Peristiwa ini terjadi saat hakim tersebut sedang menangani sidang dugaan penyimpangan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara.
Anggota Komisi III dari Fraksi PKB, Abdullah, menekankan agar penyelidikan tidak boleh setengah-setengah, termasuk memeriksa kemungkinan adanya elemen sabotase yang bertujuan mengintimidasi hakim.
“Polisi harus bergerak cepat dan profesional untuk memastikan motif di balik kebakaran itu. Jangan sampai ada kesan pembiaran. Bila terbukti ada unsur teror, pelakunya harus ditindak tegas,” ujar Abdullah, Kamis (6/11/2025).
Kebakaran rumah pribadi Khamozaro Waruwu meletus pada Selasa 4 November 2025, bertepatan dengan agenda sidang korupsi proyek infrastruktur jalan di Kabupaten Padang Lawas Utara. Kasus ini melibatkan mantan Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting, yang merupakan bawahan Gubernur Sumut Bobby Nasution dan ditangkap KPK pada 28 Juni 2025 di Medan.
Abdullah menyoroti pentingnya jaminan keamanan bagi hakim yang memproses kasus-kasus sensitif seperti korupsi, untuk mempertahankan integritas peradilan.
“Hakim Khamozaro harus mendapatkan pengawalan dan perlindungan maksimal. Negara wajib hadir memastikan bahwa setiap hakim bisa memutuskan perkara secara adil tanpa tekanan atau ancaman,” tegas Abdullah.
Ia juga mengingatkan bahwa insiden ini harus menjadi momentum bagi penegak hukum dan Komisi Yudisial untuk menyempurnakan mekanisme perlindungan hakim, khususnya pada perkara berisiko tinggi.
“Perlindungan terhadap hakim bukan hanya tanggung jawab institusi peradilan, tetapi juga komitmen seluruh lembaga penegak hukum. Jangan sampai ada upaya teror yang mengganggu proses penegakan hukum,” pungkasnya.
Dalam persidangan sebelumnya, Khamozaro Waruwu telah menyinggung tanggung jawab Gubernur Bobby Nasution atas mutasi anggaran yang memicu korupsi pada proyek jalan ruas Sipiongot – Batas Labuhan Batu serta Hutaimbaru – Sipiongot di Padang Lawas Utara. Penyelidikan polisi kini menjadi kunci untuk mengungkap apakah kebakaran ini murni kecelakaan atau bagian dari upaya menghalangi keadilan.
