JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menetapkan percepatan pemulihan pascabencana Sumatra sebagai agenda prioritas nasional dengan target penyelesaian sebelum bulan Ramadhan 2026.
Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Pemerintah di Banda Aceh.
Sebagai Kepala Satgas Pemulihan Pascabencana DPR, Dasco menekankan bahwa pemulihan tidak hanya menyasar infrastruktur fisik, tetapi juga memastikan aktivitas sosial, ekonomi, dan pemerintahan di wilayah terdampak kembali berjalan normal.
“Menargetkan sebelum puasa, roda pemerintahan di seluruh daerah di Sumatra yang terdampak sudah dapat berjalan normal,” kata Dasco dalam rakor di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026).
Ia menilai percepatan pemulihan pascabencana Sumatra membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang solid antara DPR, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait.
DPR, lanjut Dasco, akan menjalankan fungsi pengawasan secara ketat untuk memastikan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana bekerja efektif dan tepat sasaran.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan menyeluruh di seluruh wilayah terdampak sebelum momentum hari raya Idulfitri.
Apabila ditemukan hambatan di lapangan, Dasco meminta Satgas segera melakukan langkah korektif agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi tidak terhambat waktu.
“Seluruh daerah terdampak, telah tersentuh secara bertahap. Dan dapat dimaksimalkan, agar dapat selesai tertanggulani diusahakan sebelum lebaran,” imbuhnya.
Sebagai informasi, Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana dibentuk langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai respons cepat atas bencana di Sumatra.
Dalam struktur Satgas tersebut, Presiden menunjuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Ketua Satgas guna mengoordinasikan pemulihan lintas kementerian dan daerah.***
