JAKARTA – Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap jaringan kabel udara setelah insiden yang menewaskan seorang siswi SMAN 6 Jakarta di Jalan Leuser, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kenneth menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius karena diduga menunjukkan adanya kelemahan dalam pengelolaan infrastruktur utilitas yang berpotensi membahayakan masyarakat.
“Ini bukan sekadar kecelakaan biasa, tetapi menjadi peringatan bahwa pengelolaan utilitas harus dievaluasi secara serius,” kata Kenneth, Selasa (23/6/2026).
Ia meminta instansi terkait melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab insiden serta menelusuri kondisi jaringan kabel udara di berbagai wilayah Jakarta. Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar perbaikan sistem pengawasan dan penataan utilitas.
Kenneth menegaskan, jika ditemukan unsur kelalaian, pihak yang bertanggung jawab harus dikenai sanksi tegas, mulai dari denda, pembekuan izin, hingga memberikan pertanggungjawaban kepada keluarga korban.
Selain itu, ia menilai penataan kabel udara di Jakarta masih perlu diperbaiki meski regulasi sudah tersedia. Karena itu, pengawasan, pendataan, dan penertiban kabel semrawut harus diperkuat untuk menjamin keselamatan warga.
“Jakarta membutuhkan audit total kabel udara dan sistem pengawasan yang terintegrasi agar tidak terjadi saling lempar tanggung jawab. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Sebagai solusi jangka panjang, Kenneth juga mendorong percepatan pemindahan jaringan kabel udara ke bawah tanah, terutama di kawasan sekolah, jalan utama, dan pusat aktivitas masyarakat.
“Jangan sampai ada korban berikutnya. Program pemindahan kabel ke bawah tanah harus dipercepat dan diawasi secara ketat,” tutupnya.
Sebelumnya, siswi SMAN 6 Jakarta berinisial NAEP (16) meninggal dunia setelah kendaraan roda dua yang ditumpanginya diduga terlibat insiden dengan kabel yang menjuntai di Jalan Leuser, Kebayoran Baru, Kamis (18/6/2026) pagi.
Berdasarkan keterangan kepolisian, korban sedang dalam perjalanan menuju sekolah sekitar pukul 06.10 WIB. Insiden tersebut menyebabkan pengendara kehilangan kendali hingga terjatuh. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.