Kejutan besar mewarnai persiapan F1 Grand Prix Belanda akhir pekan ini. Pembalap utama Red Bull Racing, Isack Hadjar, dipastikan terdepak dari line-up balapan akibat menderita cedera pergelangan tangan.
Kondisi darurat ini memicu efek domino bongkar-pasang pembalap di kubu Red Bull: Liam Lawson dipromosikan mendadak untuk mengisi posisi Hadjar di tim utama Oracle Red Bull Racing, sementara Yuki Tsunoda secara mengejutkan dipanggil kembali dari bangku cadangan untuk memperkuat tim satelit, Visa Cash App Racing Bulls.
Kabar mengenai absennya Hadjar sempat dihembuskan media lokal Belanda pada Rabu pagi, sebelum akhirnya dikonfirmasi secara resmi oleh pihak Red Bull saat makan siang.
Cedera Gim Saat Libur Musim Panas
Pembalap muda asal Prancis tersebut dilaporkan mengalami cedera pergelangan tangan saat menjalani sesi latihan fisik di gimnasium selama masa jeda musim panas (summer break) Agustus lalu.
“Pembalap Oracle Red Bull Racing, Isack Hadjar, mengalami cedera pergelangan tangan selama jeda musim panas yang membuatnya tidak dapat tampil pada F1 GP Belanda 2026,” tulis pernyataan resmi Red Bull.
“Kami menyambut kembali Liam Lawson yang akan menggantikan posisinya di mobil RB22 akhir pekan ini. Tim mendoakan kesembuhan yang cepat bagi Isack dan berterima kasih kepada Liam atas kesiapannya dalam waktu yang sangat singkat.”
Tim satelit Racing Bulls juga merilis konfirmasi serupa terkait kembalinya Yuki Tsunoda ke balik kemudi.
“Sebagai dampak dari pergeseran pembalap, Pembalap Cadangan Yuki Tsunoda akan membalap untuk Racing Bulls di Zandvoort akhir pekan ini mendampingi Arvid Lindblad. Kami berterima kasih atas fleksibilitas Liam dan Yuki,” bunyi rilis resmi Racing Bulls.
Meski tingkat keparahan cederanya belum dirincikan, Hadjar memiliki waktu sekitar dua pekan untuk memulihkan diri sebelum seri berikutnya, GP Italia, bergulir pada 6 September mendatang.
Momen ‘Penebusan Dosa’ Bagi Lawson dan Tsunoda
Insiden ini secara tidak terduga membukakan pintu kesempatan emas bagi Lawson maupun Tsunoda untuk membuktikan diri kembali di panggung tertinggi balap mobil dunia.
-
Liam Lawson: Mendapat kesempatan langka untuk menunjukkan taji di tim utama Red Bull, setelah sebelumnya mengalami masa-masa pahit di mana ia didegradasi hanya setelah melakoni dua balapan awal pada musim 2025.
-
Yuki Tsunoda: Kembali merasakan atmosfer balap F1 untuk membakar stigma negatif usai terdepak dari kursi utama di akhir musim lalu demi memberikan jalan bagi Hadjar.
Menariknya, Sirkuit Zandvoort seolah memiliki ikatan histori tersendiri bagi para pembalap ini. Zandvoort merupakan tempat di mana Lawson pertama kali debut di F1 pada 2023—juga sebagai pembalap pengganti dadakan saat Daniel Ricciardo patah tulang tangan. Di sirkuit yang sama pula, Hadjar meraih podium F1 pertamanya yang berujung pada promosi dirinya ke tim utama Red Bull musim ini.




