JAKARTA – Nottingham Forest mencuri kemenangan penting 2-1 atas West Ham United pada pekan ke-21 Premier League di Stadion London, Rabu (7/1/2026) WIB.
Kemenangan Forest ini sekaligus menghentikan laju negatif dan menjaga asa bertahan di kasta tertinggi.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi West Ham United yang kembali gagal memanfaatkan keunggulan kandang di tengah tekanan besar terhadap posisi manajer Nuno Espirito Santo.
West Ham sempat unggul cepat pada menit ke-13 setelah bek Forest Murillo melakukan kesalahan antisipasi yang berujung gol bunuh diri.
Gol tersebut membuat tuan rumah tampil percaya diri dan mengendalikan tempo permainan sepanjang babak pertama.
Peluang emas West Ham nyaris berbuah gol tambahan ketika tembakan Callum Hudson-Odoi pada menit ke-42 hanya membentur tiang gawang.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat dengan West Ham terus menekan pertahanan Forest.
Jarrod Bowen sempat mendapatkan ruang tembak ideal namun bola hasil sepakannya melenceng tipis dari sasaran.
Gol Crysencio Summerville yang sempat mengguncang stadion akhirnya dianulir wasit karena posisi offside.
Nottingham Forest perlahan bangkit dan mulai memanfaatkan celah dari agresivitas tuan rumah.
Gol penyama kedudukan tercipta pada menit ke-55 melalui sundulan Nicolas Dominguez yang memaksimalkan sepak pojok Elliot Anderson.
Skor imbang tersebut mengubah dinamika laga dan membuat Forest tampil lebih berani.
Drama terjadi menjelang laga usai ketika kiper West Ham Alphonse Areola melanggar Morgan Gibbs-White di kotak terlarang.
Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih setelah menilai terjadi benturan yang melanggar aturan.
Morgan Gibbs-White sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-89 dan memastikan kemenangan comeback Nottingham Forest.
Tambahan tiga poin ini membuat jarak Forest dengan West Ham di klasemen Premier League semakin melebar.
Forest makin menjauh dari zona degradasi di posisi ke-17 dengan 21 poin, sementara West Ham makin terbenam di zona merah posisi ke-18 dengan 14 poin.
Manajer Forest Sean Dyche mengapresiasi daya juang timnya usai laga.
“Bangkit dari ketertinggalan dan menang menunjukkan karakter pemain,” ujar Dyche.***