JAKARTA – Minnesota Timberwolves berhasil mencuri momentum krusial setelah mengalahkan San Antonio Spurs dengan skor 114-109 dalam laga Game 4 semifinal Wilayah Barat NBA yang berlangsung di Minneapolis, Minggu malam waktu setempat.
Kemenangan ini sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dalam seri yang semakin panas dan sulit diprediksi.
Anthony Edwards tampil sebagai aktor utama kemenangan Wolves dengan mencetak 36 poin, termasuk 16 poin krusial pada kuarter keempat yang menjadi penentu jalannya pertandingan.
Naz Reid memberikan kontribusi signifikan dari bangku cadangan dengan torehan 15 poin dan sembilan rebound meski sempat menerima benturan siku keras dari Victor Wembanyama di kuarter kedua.
Jaden McDaniels, Julius Randle, dan Rudy Gobert juga tampil solid dengan kontribusi dua digit poin, sementara Gobert menambahkan 13 rebound untuk memperkuat dominasi di bawah ring.
Dari kubu Spurs, De’Aaron Fox dan Dylan Harper sama-sama mencetak 24 poin, disusul Stephon Castle dengan 20 poin yang menjaga tim tetap kompetitif hingga akhir laga.
Victor Wembanyama hanya bermain sekitar 12 menit dengan catatan empat poin dan empat rebound sebelum akhirnya diusir keluar lapangan akibat pelanggaran keras.
Insiden krusial terjadi saat Wembanyama mengayunkan siku ke arah dagu Naz Reid dalam upaya melindungi bola, yang setelah ditinjau ulang oleh wasit dinyatakan sebagai flagrant foul 2 dan berujung ejection otomatis.
“Terlihat jelas ada ayunan, kontak keras, dan lanjutan gerakan ke area atas leher lawan,” ujar kepala wasit Zach Zarba menjelaskan keputusan tersebut seperti dilansir Reuters, Senin (11/5/2026).
Pelatih Spurs Mitch Johnson menyoroti insiden itu dengan nada tegas meski tetap menekankan bahwa pemainnya perlu melindungi diri di lapangan.
“Saya tidak membenarkan sikutan itu, tapi dia harus bisa menjaga dirinya sendiri jika tidak ada yang melakukannya untuknya,” kata Johnson.
Minnesota sempat memimpin tipis 60-56 saat jeda babak pertama dengan Edwards sudah mengoleksi 18 poin di paruh awal laga.
Meski kehilangan Wembanyama, Spurs justru bangkit di kuarter ketiga dengan mencetak 20 dari 28 poin awal dan sempat unggul delapan angka.
Momentum berbalik di kuarter akhir ketika Edwards memimpin laju 14-5 untuk membalikkan keadaan, termasuk tembakan tiga angka yang membawa Wolves unggul tipis.
“Ini soal permainan kecil yang menentukan laga besar,” ujar Edwards.
Gobert kemudian mempertegas dominasi Minnesota lewat dunk keras yang memperlebar jarak menjadi enam poin di menit-menit akhir.
Spurs sempat memangkas selisih menjadi tiga poin lewat lemparan bebas di detik akhir, namun ketenangan Ayo Dosunmu dari garis free throw memastikan kemenangan tuan rumah.
Pelatih Timberwolves Chris Finch mengakui timnya sempat kehilangan arah sebelum akhirnya kembali menemukan ritme permainan.
“Kami sempat memberi mereka kesempatan, tapi akhirnya kami menutup laga dengan baik,” ujar Finch.
Secara statistik, Minnesota mencatat akurasi tembakan 44,7 persen dengan 10 tripoin, sementara Spurs sedikit lebih efisien dengan 47,7 persen namun hanya memasukkan enam tembakan tiga angka.
Game 5 dijadwalkan berlangsung di San Antonio dan diprediksi akan menjadi penentu arah seri yang kini sepenuhnya terbuka.***