BANGKOK, THAILAND – Dua turis asal Malaysia menjadi korban pembakaran oleh seorang pria pengangguran. Kejadian tragis ini berlangsung di sebuah gang sempit di kawasan Sukhumvit, ibu kota Thailand, pada Kamis malam (7/8/2025).
Pelaku, yang diidentifikasi sebagai warga lokal berusia 32 tahun, kini telah ditahan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Menurut laporan kepolisian setempat, pelaku bernama Somchai (nama disamarkan) diduga menyiramkan bensin ke arah dua turis Malaysia, seorang pria dan wanita berusia sekitar 20-an tahun, sebelum membakar mereka.
“Kami temukan botol bensin dan korek api di lokasi kejadian,” ungkap Kolonel Polisi Thanawat Srisuk, kepala kepolisian distrik Sukhumvit, kepada wartawan, Jumat (8/8/2025).
Korban, yang mengalami luka bakar serius, segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, sayangnya, salah satu korban meninggal dunia akibat luka parah, sementara korban lainnya masih dalam kondisi kritis.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 22.30 waktu setempat, ketika kedua turis sedang berjalan menuju penginapan mereka usai makan malam. Berdasarkan keterangan saksi mata, pelaku tampak bertindak spontan tanpa provokasi jelas.
“Tiba-tiba dia muncul dari gang gelap, menyiram sesuatu, dan langsung menyalakan api. Semuanya terjadi begitu cepat,” ujar seorang pedagang kaki lima yang menyaksikan kejadian.
Polisi menduga pelaku, yang tidak memiliki pekerjaan tetap, mungkin mengalami gangguan kejiwaan atau dipicu motif pribadi yang belum terungkap.
“Kami sedang menyelidiki motifnya, termasuk kemungkinan gangguan mental atau konflik sebelumnya dengan turis,” tambah Thanawat.
Rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian menjadi salah satu bukti kunci yang kini dianalisis untuk merekonstruksi peristiwa tersebut.
Kejadian ini telah mengejutkan komunitas turis di Bangkok, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata terpopuler di Asia Tenggara. Pihak kedutaan Malaysia di Bangkok menyatakan telah menghubungi keluarga korban dan akan memberikan bantuan penuh, termasuk proses repatriasi jenazah.
“Kami sangat prihatin dengan insiden ini dan akan bekerja sama dengan otoritas Thailand untuk memastikan keadilan ditegakkan,” kata seorang juru bicara kedutaan.
Pihak berwenang Thailand juga meningkatkan patroli keamanan di kawasan wisata populer seperti Sukhumvit dan Khao San Road untuk mencegah kejadian serupa.
“Kami berkomitmen menjaga keamanan wisatawan. Insiden ini adalah kasus terisolasi, tapi kami tidak akan lengah,” tegas Thanawat.
Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan saat berwisata di luar negeri. Wisatawan disarankan untuk tetap waspada, menghindari area sepi pada malam hari, dan segera melapor ke pihak berwenang jika merasa tidak aman.
Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung, dengan polisi berjanji akan mengungkap motif di balik tindakan keji ini secepat mungkin.