JAKARTA – Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, memastikan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran dalam kondisi aman. Sebagian di antaranya bahkan meminta perlindungan ke Kedutaan Besar RI (KBRI) di Teheran.
Dubes Roy — sapaan akrabnya — menyebut data terakhir KBRI Teheran mencatat 329 WNI berada di Iran. Enam orang di antaranya kini ditampung di kedutaan karena kehilangan tempat tinggal. “Sudah ada beberapa WNI yang kami tampung di KBRI seadanya demi keamanan, tapi lebih karena mereka kebetulan dari pihak sekolah atau pihak tempat bekerja, mengosongkan asrama tempat tinggal mereka. Jadi mereka tidak tahu harus kemana ya kami tampung, jadi tidak harus karena ada threat (ancaman),” ujarnya, dilansir dari Antara, Senin (2/3/2026).
Roy menambahkan jumlah WNI di Iran kemungkinan lebih banyak karena sebagian belum melapor, terutama mereka yang bekerja sebagai anak buah kapal. Meski demikian, laporan dari perwakilan KBRI di berbagai kota menyebut seluruh WNI dalam keadaan baik.
Situasi di Iran, khususnya Teheran, disebut masih dinamis dengan serangan yang sesekali terasa hingga terlihat dari KBRI. Roy menegaskan pihaknya selalu siaga menghadapi kemungkinan eskalasi. KBRI juga telah mengimbau WNI untuk membatasi aktivitas di luar rumah, tidak mengikuti demonstrasi, dan mencari tempat perlindungan bila diperlukan.
Namun, ia menekankan bahwa standar perlindungan tidak bisa dipaksakan. “Dalam hal ini kami tidak bisa memaksakan suatu standar tertentu, bahwa ini sudah sangat bahaya, Anda harus ngapain-ngapain. Karena mereka bilang dalam beberapa kasus, ternyata mereka belum merasakan adanya direct threat terhadap keamanan, keselamatan dirinya,” kata Roy.
Ketegangan kawasan meningkat sejak Sabtu (28/2) setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran yang menewaskan sejumlah pemimpin tinggi, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Iran kemudian membalas dengan serangan rudal dan drone ke Israel, aset militer AS, serta sejumlah negara Teluk.