JAKARTA – Pertarungan sengit tersaji pada putaran ke-4 Divisi Wanita V-League 2025-2026. Pada pertandingan itu, Inkushi dan Inayeon, duo murid legenda voli Korea, Kim Yeon-koung (KYK) akan bertemu dengan membawa tim masing-masing, yaitu Red Sparks dan Pink Spiders di Gumnasium Chungmu, Daejeon, pada Minggu (4/1/2026)
Pink Spiders tengah berusaha bangkit setelah menelan dua kekalahan beruntun. Tim asuhan Kim Yeon-kyung itu kini menempati posisi ketiga klasemen dengan catatan 9 kemenangan dan 10 kekalahan (30 poin). Sebaliknya, Red Sparks baru saja memutus tren negatif dengan menumbangkan pemuncak klasemen Korea Expressway Corporation (Hi-Pass) pada Hari Tahun Baru. Meski begitu, mereka masih berada di dasar klasemen dengan rekor 6 kemenangan dan 13 kekalahan (18 poin).
Inkushi Jadi Harapan Baru Red Sparks di Tengah Badai Cedera
Laga ini menjadi sorotan karena mempertemukan dua pemain muda yang sama-sama lahir dari program hiburan MBC populer, Rookie Coach Kim Yeon-kyung: Inkushi dari Red Spakrs dan Lee Na-yeon dari Pink Spiders. Oktober lalu, ketika setter utama Lee Go-eun cedera panjang, Pink Spiders memanggil Lee Na-yeon. Sementara itu, Inkushi bergabung dengan Red Sparks pada 8 Desember lalu untuk menggantikan Wipawi yang cedera, masuk sebagai pemain asing kuota Asia.
Lee Na-yeon kini mengukuhkan posisinya sebagai starter dalam empat laga beruntun. Inkushi pun tampil impresif, termasuk menyumbang 13 poin saat Red Sparsk menaklukkan Hi-Pass. Pelatih Ko Hee-jin menegaskan akan kembali menurunkan kombinasi Park Hye-min–Inkushi. “Park Hye-min dan Inkushi akan memulai pertandingan terlebih dahulu. Tergantung situasi, Lee Seon-woo dan Kwak Seon-ok mungkin juga akan diturunkan. Kami berencana melanjutkan pencarian kombinasi yang optimal,” ujarnya, dilansir dari mydaily, Senin (5/1/2026).
Ko juga menyoroti performa Inkushi. “Hye-min sangat bagus dalam menyerang. Inkushi juga mencetak skor bagus di set pertama. Tingkat keberhasilan serangan terbukanya tinggi. Ada bagian penerimaan yang masih goyah, tetapi itu bagian dari proses menemukan kombinasi. Pertandingan itu menunjukkan Inkushi punya kekuatan ofensif,” katanya.
Pelatih Ko menambahkan, “Ini kali pertama Inkushi bermain di Liga Profesional. Dengan latihan sistematis, ia akan berkembang pesat menjadi penyerang luar hebat. Akan menjadi kegembiraan bagi penggemar melihatnya, dan kesenangan bagi kami melatihnya.”
Mengenai duel Inkushi–Inayeon, Ko menekankan pentingnya alur cerita yang menarik. “Bagus bahwa ada alur cerita. Keempat pertandingan yang diikuti Inkushi selalu terjual habis. Saya berterima kasih kepada para penggemar. Kita harus menampilkan pertandingan hebat yang sesuai dengan itu,” tutupnya.