JAKARTA – Laga krusial akan tersaji saat Manchester City menghadapi Liverpool dalam perempat final Piala FA yang digelar di Stadion Etihad, Sabtu (4/4/2026) malam pukul 18.45 WIB.
Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi City untuk melanjutkan dominasi mereka sekaligus mengincar pencapaian luar biasa berupa delapan kali semifinal berturut-turut di ajang bergengsi tersebut.
Sorotan publik semakin tajam karena duel ini juga dibayangi kabar besar dari Mohamed Salah yang memastikan akan hengkang dari Liverpool pada akhir musim.
Pertemuan kedua tim ini menjadi ulangan panas setelah bentrok terakhir di Liga Inggris awal Februari lalu di Anfield yang dimenangkan City dengan skor 2-1 lewat gol Bernardo Silva dan Erling Haaland.
Skuad asuhan Pep Guardiola sempat menghadapi ancaman gagal meraih trofi musim ini usai tertinggal di liga dan tersingkir dari Liga Champions, namun mereka bangkit dengan menjuarai Carabao Cup di Wembley.
Kemenangan 2-0 atas Arsenal di partai final melalui dua gol sundulan Nico O’Reilly menjadi titik balik yang menjaga asa City tetap hidup untuk menutup musim dengan prestasi.
Keberhasilan tersebut sekaligus menambah koleksi trofi Guardiola menjadi 40 sepanjang karier kepelatihannya, mempertegas statusnya sebagai salah satu pelatih paling konsisten di level elite.
Kini fokus utama City tertuju sepenuhnya pada laga melawan Liverpool demi memperpanjang rekor impresif di Piala FA.
“Itulah yang paling membuat saya bangga, Anda bisa meraih gelar dan menjalani musim yang baik. Namun, mencapai tujuh semifinal beruntun dan berjuang menuju kedelapan di Piala FA sangat luar biasa,” ujar Guardiola.
Secara statistik, City tampil nyaris tak terbendung dengan catatan 19 kemenangan dari 21 pertandingan terakhir di Piala FA, termasuk kemenangan meyakinkan atas Newcastle United di babak sebelumnya.
Dominasi mereka di kandang juga menjadi ancaman serius bagi Liverpool karena City mencatat 17 kemenangan beruntun di Etihad dalam ajang ini.
Jika mampu menundukkan Liverpool, City berpeluang mencatat rekor baru dalam sejarah Piala FA sekaligus memperkuat reputasi mereka sebagai raja kompetisi domestik.
Di sisi lain, Liverpool datang dengan tekanan tinggi karena harus membagi fokus di berbagai kompetisi penting musim ini.
Selain memburu posisi lima besar Liga Inggris, The Reds juga tengah bersiap menghadapi tantangan berat dari Paris Saint-Germain di perempat final Liga Champions.
Situasi semakin kompleks setelah keputusan Salah untuk meninggalkan klub menambah emosi dan dinamika dalam ruang ganti menjelang laga besar ini.
Duel ini pun dipastikan bukan sekadar perebutan tiket semifinal, tetapi juga panggung penuh drama antara ambisi rekor City dan momen perpisahan salah satu ikon Liverpool.***