JAKARTA — CEO Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, menegaskan komitmen Ducati menghadapi musim MotoGP 2026 sekaligus mempersiapkan regulasi baru yang akan berlaku mulai 2027. Dalam wawancara eksklusif dengan Speedweek, Dall’Igna membahas inovasi teknis, filosofi kerja dengan insinyur muda, hingga masa depan Ducati pada MotoGP.
Dall’Igna mengakui teknologi pengatur ketinggian kendaraan yang digunakan sejak 2018 masih menjadi fokus pengembangan di musim terakhir sebelum aturan baru berlaku. “Peningkatan untuk tahun 2026 bukan tentang keandalan, tetapi tentang kinerja,” ujarnya, dilansir dari Speedweek, Rabu (11/2/2026).
Ia juga menyoroti kecepatan motor yang mencapai 360 km/jam. “Itu cukup tinggi, dan saya pikir penting untuk mengurangi kecepatan itu, karena trek saat ini tidak memungkinkan untuk itu,” katanya, merujuk pada regulasi baru yang akan berlaku hingga 2032 dengan mesin 850cc.
Mengenai peluang pada era baru MotoGP, Dall’Igna optimistis. “Sebelumnya pun sepertinya tidak ada peluang, tetapi kemudian kami mengembangkan ide-ide baru. Saya rasa hal yang sama akan terjadi pada 2027,” jelasnya.
Ducati dikenal sebagai pionir inovasi, mulai dari sistem holeshot, scoop aerodinamis, hingga perangkat suspensi yang mengubah cara motor keluar tikungan. Filosofi internal juga menjadi kunci. “Kami melatih karyawan kami secara internal. Kami merekrut anak muda dari universitas dan melatih mereka dalam sistem kami. Saya sangat senang dengan filosofi ini,” ungkapnya.
Dall’Igna menambahkan, generasi muda insinyur membawa perspektif segar. “Saya sangat menikmati bekerja dengan mereka karena mereka memiliki perspektif yang segar. Itu membantu kita tetap awet muda,” katanya.
Dengan rekor 88 podium beruntun sejak 2021 dan hasil uji coba Sepang yang menempatkan Ducati di lima dari tujuh posisi teratas, musim 2026 diyakini akan kembali gemilang. Namun, Dall’Igna menegaskan fokus ganda tetap diperlukan. “Jika berjalan lancar, kita akan punya waktu untuk mencurahkan perhatian pada Proyek 2027. Jika tidak, kita harus terus fokus pada 2026,” ujarnya.
