JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan mafia bola dalam pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Erick menyusul pengumuman resmi PSSI pada Senin (6/1) yang menyatakan berakhirnya kontrak dengan pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Keputusan mengejutkan ini terbilang cepat, mengingat Shin Tae-yong baru saja memperpanjang kontraknya dengan PSSI pada Juni 2024 lalu. Pada periode tersebut, Shin berhasil memenuhi target dengan membawa Timnas Indonesia ke fase gugur Piala Asia 2023 dan mengantarkan Timnas U-23 ke posisi keempat Piala Asia U-23 2024.
Isu yang beredar menyebutkan adanya tekanan dari mafia bola hingga Exco PSSI untuk memberhentikan Shin Tae-yong, namun hal ini langsung dibantah oleh Erick Thohir. Ia menegaskan bahwa dirinya bukanlah tipe pemimpin yang mudah dipengaruhi. Menurut Erick, ketegasan kepemimpinannya sudah terbukti saat menangani masalah match fixing dengan kepolisian dan operator liga di kompetisi domestik.
“Saya rasa semua tidak benar karena kalian tahu saya ini pemimpin yang tidak bisa ditekan-tekan. Bagaimana PSSI bersama liga melakukan perbaikan match fixing, itu tekanannya jauh lebih berat,” ujar Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, dilansir dari liputan6.
Erick menambahkan bahwa alasan pemecatan Shin Tae-yong bukan terkait mafia bola, melainkan sudah dipertimbangkan jauh sebelum laga Timnas Indonesia kontra China dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober lalu. Isu utama yang diangkat adalah masalah komunikasi dan aspek taktikal.
Meski begitu, Erick menegaskan hubungan baiknya dengan Shin Tae-yong tetap terjaga, dengan mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut disebut telah menerima keputusan dengan lapang dada.
“Sebetulnya sebelum pertandingan di China itu sudah terjadi dinamika yang cukup tinggi. Kalau kita hitung-hitung, jika dilakukan (pemecatan STY) saat itu, jarak ke pertandingan berikutnya cukup singkat,” jelas Erick Thohir. “Makanya hari ini yang terbaik. Risiko tentu ada, tetapi lebih baik ambil risiko daripada menyesal di kemudian hari.”
Terkait pengganti Shin Tae-yong, Erick Thohir enggan memberikan konfirmasi resmi. Namun, rumor yang berkembang menyebutkan bahwa Patrick Kluivert akan menjadi pelatih baru Timnas Indonesia. Kluivert kabarnya akan menandatangani kontrak dua plus dua tahun dengan PSSI dan akan diperkenalkan secara resmi pada 12 Januari mendatang, seperti yang dikonfirmasi oleh pakar transfer Fabrizio Romano.